#internasional#beritainternasional

AS Pakai 180 Juta Barel Minyak Cadangan untuk Lawan Inflasi

( kata)
AS Pakai 180 Juta Barel Minyak Cadangan untuk Lawan Inflasi
Presiden AS, Joe Biden. Metro TV


Jakarta (Lampost.co) -- Amerika Serikat (AS) kembali mengeluarkan minyak dari cadangan strategis nasional. Langkah ini diharapkan bisa ikut menekan laju harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah tak terkontrolnya laju inflasi yang mendekati 8 persen.

Buntut serangan Rusia ke Ukraina yang menyebabkan harga minyak dunia naik. AS kembali mengeluarkan cadangan minyak strategisnya hingga 1 juta barel per hari selama enam bulan ke depan. Angka ini menjadi rekor tersendiri.

Baca juga: Rusia Bantah Hentikan Serangan di Ukraina

"Ini penyangga di era perang tingkat pasokan minyak. Ini pengeluaran terbesar dari cadangan strategis nasional AS sepanjang sejarah," kata Presiden AS, Joe Biden, dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Senin, 4 April 2022

Hingga September 2021, jumlah cadangan strategis minyak AS yang dilepas mencapai 180 juta barel. Ini bukan langkah pertama pemerintahan Joe Biden untuk melepas cadangan minyak strategis untuk meredam harga BBM.  

"Terakhir dilakukan pada Maret, bersamaan dengan langkah serupa sekutu-sekutu AS," kata jurnalis VOA, Nova Poerwadi. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar