#SAMPAH#LIMBAH#BERITABANDARLAMPUNG

Armada Pengangkut Sampah yang Limbahnya Jatuh di Jalan Dikeluhkan Pengendara

( kata)
Armada Pengangkut Sampah yang Limbahnya Jatuh di Jalan Dikeluhkan Pengendara
Bak truk rusak dipaksa mengangkut sampah ke TPA Bakung. MTVL/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengguna jalan terutama pengendara roda dua, mengeluhkan kondisi armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung yang berlubang dan sebagian kecil sampahnya jatuh ke jalan raya. 

Lampost.co secara langsung bertanya kepada 20 pengendara roda dua yang melintasi jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandar Lampung pada Kamis, 10 Juni 2021 siang. Sebanyak 19 pengendara merasa terganggu dan satu pengendara merasa biasa-biasa saja. Andi Sisworo, pengendara yang merupakan warga Rajabasa itu berkomentar truk berlubang seperti itu harus dipertahankan menjadi seperti legenda. 

“Legenda ini perlu dipertahankan. Jangan diganti selama masih bisa jalan. Gunakan terus walau sampah yang dimuat berceceran dijalan, jik sudah tidak mampu jalan didorong,” ujarnya.

Selain Andi Sisworo, komentar juga dilontarkan Agestya Iryanti. Ibu dua anak mengaku heran mengapa kendaraan tak layak masih berada di jalan raya. 

“Itu boleh ditaruh di museum saja. Mobilnya biar bersejarah. Jangan keluarin ke jalan lagi,” kata dia. 

Namun, ada juga pengguna jalan, Ahmad Zulfiqar, yang merasa biasa-biasa saja atas lewatnya truk-truk pengangkut sampah yang sudah tak layak jakan. 

“Nggak apa-apa, yang penting ada truk daripada nggak ada sama sekali,” ujar Zulfiqar.

Ada juga komentar dari Dani Setiawan, pria asal Surabaya yang kini menetap di Kota Tapis Berseri mengkaitkan bobroknya armada milik DLH dengan birokrasi pemerintahannya.

“Bikin tidak nyaman pengendara yang berada di belakangnya, kalau lewat di jalan umum. Seharusnya kalau yang dibawa kotor, ya truknya harus bersih. Ini bukti cerminan bagaimana birokrasi didalamnya tidak sepadan dengan beratnya tugas. Semoga segera diganti,” kata dia.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar