#arinal#kopi#lampung

Arinal: Lampung akan Jadi Surga Kopi Indonesia

( kata)
Arinal: Lampung akan Jadi Surga Kopi Indonesia
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat mengunjungi stand pada event Festival Kopi Lampung 2019. Lampost.co/ Atika Oktaria

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terus menggalakkan potensi besar yang dimiliki Provinsi Lampung yakni dalam bidang Kopi. Arinal pun optimis bahwa Lampung akan menjadi Surga Kopi Indonesia, hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Festival Kopi Lampung 2019 di Elephant Park Bandar Lampung.

Bertemakan "Women and Coffee", dimana 3.000 perempuan akan minum kopi bersama masyarakat Lampung. Kehadiran para wanita tersebut melengkapi target pemecahan rekor muri minum kopi bersama.

Dalam sambutannya, Arinal menjelaskan bahwa produksi olahan menjadi arti yang sangat penting untuk Indonesia. Sehingga menjadi potensi yang sangat tinggi baik nasional dan internasional. Sebagai negara topis, Indonesia sangat cocok untuk memproduksi kopi.

"Selain itu menurut data BPS tahun 2017 bahwa produksi kopi secara nasional berjumlah 630ribu ton dan ekspor kopinya 12,56 dibandingkan pada tahun 2016 nilai ekspor kopi kita berjumlah 467ton," katanya pada Rabu malam, 6 November 2019.

Dalam festival itu, masyarakat Lampung diperkenankan minum kopi gratis. Tersedia 15 ribu lebih cup kopi yang disediakan untuk masyarakat Lampung, tak sampai disitu ada juga kegiatan uji cita rasa fine robusta, kompetisi seduh kopi, kompetisi latte art, pameran produk kopi, temu bisnis kopi, edukasi kopi untuk wanita.

Selain itu data BPS 2018 menerangkan bahwa Produksi kopi Indonesia sebagian besar diekspor ke mancanegara dan sisanya dipasarkan di dalam negeri. Ekspor Kopi alam Indonesia menjangkau lima benua yaitu Asia, Afrika, Australia, Amerika, dan Eropa dengan pangsa utama di Eropa. Pada tahun 2016, lima besar negara
pengimpor Kopi alam Indonesia adalah United States, Jerman, Malaysia, Italy, dan Russia.

Volume ekspor ke Unites States mencapai 63.253 ribu ton atau 13,52% dari total volume ekspor kopi Indonesia dengan nilai 256,466 juta dolar. Peringkat kedua adalah Jerman, dengan volume ekspor sebesar 44,74 ribu ton atau 9,56% dari total volume kopi Indonesia dengan nilai 104,021 juta dolar. Peringkat ketiga adalah Malaysia, dengan volume ekspor sebesar 43,151 ribu ton atau 9,22% dari total volume ekspor kopi Indonesia dengan nilai 86,968 juta dolar.

Peringkat keempat adalah Italy dengan volume ekspor 38,1 ribu ton atau sekitar 8,15% dari total volume ekspor kopi Indonesia dengan nilai 79,655 juta dolar. Peringkat kelima adalah Russia dengan volume ekspor 36,92 ribu ton atau 7,89% dari total volume ekspor Kopi alam dengan nilai 75,564 juta dolar.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar