#COVID-19#LAMPUNG

Arinal Lakukan Berbagai Upaya Atasi Covid-19 yang Mengganas

( kata)
Arinal Lakukan Berbagai Upaya Atasi Covid-19 yang Mengganas
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi usai memantau Dapur Umum Lapangan  Brigif 4 Mars/BS Peduli Covid-19, yang berada di Jl. Gatot Subroto, Bandar Lampung, Jumat, 30 Juli 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pandemi covid-19 di Provinsi Lampung mengganas. Diperlukan langkah-langkah cermat dan jitu untuk melakukan upaya penanganan dan pengendalian di setiap sendi-sendi kehidupan. Sesuai update situasi covid-19 Provinsi Lampung periode data 18 Maret 2020 - 30 Juli 2021 terdapat 34.089 kasus konfirmasi. Perinciannya, 569 kasus baru dan 33.520 kasus lama. Lalu kasus suspek 992 kasus dengan rincian 153 kasus baru dan 839 kasus lama. Kemudian, ada 25.814 kasus sembuh selesai isolasi. Sementara ada 2.076 kasus kematian dengan 2.017 kasus kemarin dan 59 kasus hari ini.

Sementara informasi monitoring vaksinasi covid-19 di Provinsia Lampung sampai 29 Juli 2021 untuk vaksinasi pertama sudah 609.134 dosis (9,17%) dan untuk vaksinasi tahap kedua sudah 369.527 dosis (5,56%). Sementara total sasaran vaksinasi 6.645.226 dosis.

Baca juga : Lampung Selatan Zona Merah Covid-19.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan bupati/wali kota dan forkopimda dalam rangka melakukan pengendalian covid-19 dengan tata kelola yang profesional, efektif, dan produktif. Masukan dari para bupati/wali kota menjadi bahan inisiasi untuk bergerak menjawab keresahan yang ada.

"Vaksin merupakan kebijakan pemerintah pusat, saya menyurati presiden. Alhamdulillah kemarin diambilalih kementerian BUMN. Mudah-mudahan vaksin ini terpenuhi. Oksigen juga begitu. Kami berusaha kebutuhan bisa terpenuhi," kata Arinal, di ruang kerja, Jumat, 30 Juli 2021.

Mengenai kebutuhan obat-obatan, pihaknya juga melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat. 

"Kabupaten/kota sedang mengalami kesulitan, semua bupati/wali kota lapor obat habis. Mohon doanya agar masalah obat bisa segera teratasi. Kami akan dibantu oleh beberapa kementerian. Artinya komunikasi, koordinasi, dan etika itu penting," ujarnya. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar