arinalkorupsi

Arinal: Jangan Korupsi Pertanggungjawabannya Dunia Akhirat

( kata)
Arinal: Jangan Korupsi Pertanggungjawabannya Dunia Akhirat
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat coffee morning dan refleksi akhir tahun 2020 di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Selasa 22 Desember 2020. Lampost.co/Triyadi Isworo


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi terus mengingatkan kepada jajarannya di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan 15 Kabupaten/Kota untuk menjauhi potensi-potensi perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) ketika menjalankan tugas.

"Jangan sampai korupsi. Ingat, akan dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat," kata Gubernur Arinal dalam arahannya saat Refleksi Akhir Tahun 2020 di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Selasa, 22 Desember 2020

Kemudian ia juga mengatakan unsur-unsur yang sering terlibat ketika korupsi bukan hanya pejabat pemerintah, tetapi juga ada peran swasta dan masyarakat. 

Untuk itu seluruh pihak mulai dari tingkatan terkecil dan tertinggi untuk betul-betul menjalankan tugas dan fungsinya secara baik dan sesuai aturan hukum. "Kekuasaan dan keserakahan itu awal dari musibah," kata Gubernu Arinal.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk benar-benar memegang teguh aspek aturan hukum perundang-undangan dan agama. Semua pihak perlu mengoreksi diri. 

"Hati-hati sebagai pemegang kekuasaan. Bekerja sesuai aturan dibidang tugasnya masing-masing. Urusan rezeki ada Allah yang mengaturnya," katanya.

Sebelumnya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama 20 instansi/lembaga kementerian dan pemerintah daerah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) tentang Penanganan Pengaduan dalam Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Whistleblowing System (WBS) terintegrasi bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 21 Desember 2020. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar