golkarlampunggolkarpilkada

Arinal Djunaidi Kembali Pimpin Golkar Lampung

( kata)
Arinal Djunaidi Kembali Pimpin Golkar Lampung
Wakil Ketua Umum Bidang Polhukam DPP Partai Golkar, Aziz Syamsudin menyerahkan bendera panji partai kepada Ketua DPD I Partai Golkar Lampung Periode 2020-2025, Arinal Djunaidi usai Musyawarah Daerah (Musda) X DPD I Partai Golkar Lampung di Graha Wan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Arinal Djunaidi terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Lampung periode 2020-2025. Hal tersebut sesuai dengan hasil keputusan Musyawarah Daerah (Musda) X DPD I Partai Golkar Lampung di Graha Wangsa, Jalan Yos Sudarso, Senin, 2 Maret 2020. 

Seluruh pemilik suara yang terdiri dari 15 DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota, Organisasi Hasta Karya dan Organisasi Sayap serta jajarannya secara musayawarah mufakat meminta Arinal Djunaidi menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Lampung. Kemudian secara simbolis Wakil Ketua Umum Bidang Polhukam DPP Partai Golkar, Aziz Syamsudin menyerahkan bendera panji partai kepada Ketua DPD I Partai Golkar Lampung periode 2020-2025, Arinal Djunaidi untuk terus dikibarkan di seluruh penjuru Lampung.

"Ke depan bersama-sama membawa nama Partai Golkar aga lebih harum dari sebelumnya," kata Ketua DPD I Partai Golkar Lampung Periode 2020-2025, Arinal Djunaidi.

Menurutnya, kedepan anak muda kaum milenial akan dikedepankan dan diberdayakan. Ia juga mengatakan bahwa 60% di pengurusannya akan diisi oleh anak muda dan 40% diisi oleh senior. Selanjutnya ia mengatakan bahwa tiga bulan ke depan Musda di DPD II Partai Golkar di 15 Kabupaten/Kota bisa diselesaikan secara musyawarah mufakat.

"Di tingkatan DPD II paling lambat juni sudah selesai. Saya menginginkan kedepankan musyawarah mufakat. Hal tersebut juga sesuai dengan instruksi dan perintah dari DPP," kata Gubernur Lampung ini.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa Pilkada Gubernur Lampung 2018 berhasil menjadikan Gubernur Lampung, Pemilu berhasil memenangkan Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Lampung, dan kursi legislatif mengalami penambahan. Selanjutnya pada Pilkada 2020 ini kader golkar harus bisa duduk dikursi eksekutif sebagai kepala daerah.

"Dalam waktu dekat kita akan gelar rakerda. Saya ingin mendapatkan gambaran dari DPD II Kabupaten/Kota apa yang akan dikerjakan dimasa mendatang menghadapi Pilkada, Pileg dan Pilpres kedepan," tutupnya.

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar