#hpk#kehutanan#beritalampung#lingkungan

Arinal Ajak HPK dan Perwita Jaga Kelestarian Hutan

( kata)
Arinal Ajak HPK dan Perwita Jaga Kelestarian Hutan
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Himpunan Pensiunan Kehutanan (HPK) dan Persatuan Wanita Kehutanan (Perwita) Wana Kencana Daerah Lampung di Mahan Agung, Selasa, 22 Oktober 2019. Foto: Dok/Humas

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak Himpunan Pensiunan Kehutanan (HPK) dan Persatuan Wanita Kehutanan (Perwita) Wana Kencana Daerah Lampung terus menjaga kelestarian hutan dan ikut berpartisipasi dalam menghentikan pembalakan liar (illegal logging) kayu sonokeling di Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan pihaknya mengajak untuk bersinergi dan berkomunikasi untuk saling tukar menukar informasi. Kemudian juga mempererat keakraban dan kekeluargaan dengan keluarga besar kehutanan harus terus dijaga.

"Sampai saat ini sonokeling masih keluar, yang dilaporkan masih susah menangkapnya, kalau ada masalah tolong laporkan kepada Gubernur agar bisa menghentikan ini. Hutan kita menjadi tidak baik. Saya kecewa karena dalam lima tahun ini tidak ada perubahan, karenanya saya minta agar ada giat dari teman-teman kehutanan.” katanya pada acara silaturahmi Pesiunan Kehutanan, di Mahan Agung, Selasa, 22 Oktober 2019.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung sekaligus Penasehat Perwita Wana Kencana Daerah Lampung, Riana Sari Arinal mengatakan kegiatan yang diselenggarakan Perwita Lampung selama berjalan dengan baik sehingga dapat memperoleh pengakuan sebagai salah satu daerah dari tiga Perwita di Indonesia yang dinilai cukup aktif. 

"Para purna tugas rimbawan dapat terus berkarya walaupun sudah berusia lanjut, jangan berhenti berkarya meski usia lanjut dan terus bersilaturahmi karena ada keberkahan didalamnya,” katanya.

Ketua Perwita Wana Kencana Daerah Lampung Woro Hastuti menyampaikan kegiatan silaturahmi ini sekaligus untuk memperingati HUT Perwita Wana Kencana yang ke-73. Ia mengatakan, Perwita didirikan pada 26 November 1945 di Madiun terus bergerak mengikuti perkembangan jaman dan saat ini tersebar hampir disemua pulau di wilayah nusantara. 

“Kami berharap Dirgahayu ini semakin mempererat silaturahmi juga dapat mewujudkan wanita kehutanan yang maju, mandiri dan berbudi luhur,“ katanya.

Triyadi Isworo/Rilis



Berita Terkait



Komentar