#liga1#aremafc#mariogomez

Arema FC Ditinggal Pelatih Mario Gomez

( kata)
Arema FC Ditinggal Pelatih Mario Gomez
Mario Gomez. Istimewa

Malang (Lampost.co) -- Pelatih Arema FC Roberto Carlos Mario Gomez resmi mundur sebagai juru taktik tim Singo Edan dan dipastikan tak lagi menemani skuat dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2020. General Manager Arema FC Ruddy Widodo mengatakan sebelumnya pria Argentina itu telah berpamitan kepada manajemen Arema FC, tepatnya sekitar dua pekan lalu.

"Gomez menyampaikan terima kasih dan menyatakan tidak bisa berlanjut dengan situasi yang ada sekarang. Situasi yang dimaksud adalah terkait kebijakan renegosiasi kontrak berdasar surat PSSI SKEP 48 dan 53," katanya, Senin, 3 Agustus 2020.
 
Sebelumnya, PSSI mengeluarkan Surat Keputusan Bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020. Dalam SK tersebut diatur terkait regenosiasi kontrak bagi pelatih dan pemain untuk klub Liga 1 dengan kisaran 50 persen dan klub Liga 2 dengan kisaran 60 persen dari total nilai kontrak atau sekurang-kurangnya di atas upah minimum regional yang berlaku di masing-masing klub
 
Ruddy menjelaskan Gomez dengan manajemen Arema FC tak menemukan kata sepakat terkait kebijakan renegosiasi kontrak tersebut. Hal itu semakin diperkuat dengan keluarnya Gomez dari WhatsApp grup pelatih Arema FC pada Jumat, 31 Juli 2020 lalu.
 
"Kemarin Jumat, Gomez sudah keluar dari grup WhatsApp pelatih. Jadi saya sampaikan kepada asisten bahwa mungkin latihan perdana (Senin, 3 Agustus 2020) tanpa pelatih kepala," ujarnya.
 
Pascahengkangnya Gomez, Arema FC juga terancam kehilangan pelatih fisik, Marcos Gonzales serta striker asal Argentina Jonathan Bauman. Pasalnya, Marcos dan Bauman berada dalam naungan satu agen dengan Gomez. Bahkan, Marcos pun telah menyerahkan kunci rumah kepada sekretaris tim Arema FC.
 
"Jadi mungkin yang lepas tiga tersebut (Gomez, Marcos, dan Bauman). Kalau untuk Elias masih menunggu komunikasi dengan agennya," katanya.

Medcom



Berita Terkait



Komentar