#mal#pasarmodern

Aplikasi PeduliLindungi di Mal Menganggur

( kata)
Aplikasi PeduliLindungi di Mal Menganggur
Suasana salah satu mal di Kota Bandar Lampung, Rabu, 15 September 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Beberapa mal atau pasar modern di Bandar Lampung sudah menempatkan Scan QR Code untuk Aplikasi Peduli Lindungi di pintu masuk. Namun pengunjung mal masih sepi yang memanfaatkan aplikasi tersebut.

Seperti pantauan Lampost.co, Rabu, 15 September 2021, di Mal Central Plaza, Mal Kartini, Mal Boemi Kedaton, dan Ramayana Robinson Rajabasa. Geliat perekonomian di pusat perbelanjaan tersebut mulai membaik. warga diperbolehkan masuk dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, cek suhu tubuh, memakai masker dan menjaga jarak. Tetapi belum melakukan scan QR Code Peduli Lindungi.

"Kita di Mal Kartini sudah ada Scan QR Code Peduli Lindungi tapi masih sepi yang menggunakan. Kita tetap mempersilahkan masuk namun dengan prokes memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," kata salah satu petugas keamanan.

Sementara itu pengunjung mal, Yunia mengatakan bahwa dirinya mendukung pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan yang melekat. Namun untuk Aplikasi Peduli Lindungi ia menilai masih banyak masyarakat yang belum menggunakannya.

"Sepertinya tidak semua masyarakat paham tentang aplikasi itu, mungkin karena belum terbiasa. Kemudian tidak mau ribet untuk menginstal aplikasi peduli lindungi," katanya.

Sebelumnya pemerintah mewajibkan pusat perbelanjaan modern/mal menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi PeduliLindungi ini digunakan untuk menscaning barcode vaksinasi bagi warga yang ingin masuk ke mal di Bandar Lampung. 

Hal tersebut juga tertuang dalam Instruksi Wali Kota Bandar Lampung Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19 di Kota Bandar Lampung 

"Fasilitas umum lainnya seperti area publik, tempat-tempat umum, tempat wisata umum, dan area publik lainnya dapat beroperasi dengan ketentuan 25 persen pengunjung dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan atau penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat," kata Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Winarko







Berita Terkait



Komentar