#KTPDIGITAL

Aplikasi KTP Digital Diyakini Memudahkan Pelayanan Masyarakat

( kata)
Aplikasi KTP Digital Diyakini Memudahkan Pelayanan Masyarakat
Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung akan segera menyosialisasikan aplikasi Kartu Tanpa Penduduk (KTP) digital ke masyarakat.  Aplikasi itu diyakini akan memudahkan semua transaksi dan pelayanan masyarakat yang berhubungan dengan KTP.

Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Lampung, Ahmad Saefullah mengatakan saat ini pihaknya menyosialisasikan di lingkungan kantor Dukcapil dan ASN Pemprov Lampung.

"Karena ini masih baru, jadi kami sosialisakan dulu ke lingkungan pemerintah, Insya Allah awal November ini atau jika memang bisa dipercepat pada Oktober ini akan kami sosialisasi ke masyarakat umum," kata dia, Senin, 10 Oktober 2022.

DIa mengatakan, banyak sekali keuntungan dari penggunaan aplikasi KTP digital. Salah satunya adalah efisiensi pengeluaran uang negera untuk blanko KTP yang nilainya bisa mencapai Rp12 ribu tiap blankonya.

 "Dalam penggunaan blanko di Disdukcapil tiap daerah berbeda tergantung masyarakatnya. Tapi kalau contoh di Bandar Lampung saja sehari bisa keluarkan 400 blanko, jika dikalikan Rp12 ribu bisa keluarkan biaya kurang lebih Rp4,8 juta sehari," kata dia.

Sehingga jika gunakan aplikasi KTP digital, dipercaya akan mempermudah dan memberikan pelayanan yang lebih baik.

"Karena masyarakat nanti cukup perekaman saja, dan tetap memiliki KTP secara fisik, namun bisa juga menggunakan KTP yang ada di aplikasi," kata dia.

Ia mencontohkan, jika masyarakat ingin bepergian keluar kota, harus keluarkan KTP fisik, akan menyulitkan transaksi.

"Tapi kalau pakai KTP digital di aplikasi, cukup buka ponsel saja dan bisa memberikan data, selain itu juga keamanan menggunakan aplikasi ini lebih kuat karena hanya kita yang bisa akses melalui password," kata dia.

Dia juga mengatakan nantinya sosialisasi akan dilakukan secara masif di sekolah-sekolah. "Karena di sekolah itu banyak siswa yang menginjak usia 17 tahun, nanti kami sosialisasikan ke mereka. Karena mereka ini kaum milenial, akan mudah ikut mengenalkan ke teman dan kerabat," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar