#lampung#lamtim#apbd

APBD Lamtim 2020 Defisit Rp125 Miliar

( kata)
APBD Lamtim 2020 Defisit Rp125 Miliar
Bupati Lamtim Zaiful Bokhari menerima naskah APBD 2020 yang disahkan DPRD dari Ketua Dewan Ali Johan Arif, Kamis, 28 November 2019. Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya

Sukadana (Lampost.co) -- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung Timur 2020 yang disahkan melalui rapat paripurna DPRD setempat, Kamis, 28 November 2019, minus Rp125 miliar. Pendapatan pada 2020 diproyeksikan Rp2,203 triliun dan anggaran belanja sejumlah Rp2,328 triliun. 

Adapun sumber pendapatan berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp153,317 miliar, dana perimbangan Rp1,509 triliun, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp540,784  miliar. Sementara anggaran belanja daerah Rp2,328 triliun dialokasikan untuk belanja tidak langsung Rp1,491 triliun dan belanja langsung Rp837,379 miliar. 

Dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Ali Johan Arif tersebut, Bupati Zaiful Bokhari mengatakan pendapatan pada 2020 mengalami penurunan 0,57% dibandingkan pendapatan pada 2019. Menurunnya pendapatan pada 2020 tersebut karena pendapatan dari DAK fisik belum dianggarkan pada APBD 2020. Namun dari sisi PAD 2020 sejumlah Rp153,317 miliar naik 12,58% dibandingan PAD 2019.

Kemudian untuk pendapatan dana perimbangan 2020 Rp1,509 tiliun juga menurun 3,36%. Namun untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah naik 5,03%.

Sementara pada sektor belanja 2020 juga menurun 1,17% dibandingkan pada 2019.

“Secara keseluruhan APBD Lamtim 2020 defisit Rp125 miliar. Untuk menutupi defisit rencananya akan ditutupi dari penerimaan pembiayaan yang bersumber dari silpa tahun anggaran 2019 sejumlah Rp125 miliar,” katanya.

Dia menambahkan APBD 2020 yang telah disetujui dan disahkan DPRD akan segera disampaikan ke gubernur Lampung untuk dievaluasi lebih lanjut.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar