#polri#keamanan

Aparat Polres Lamsel Diminta Tingkatkan Deteksi Dini  

( kata)
Aparat Polres Lamsel Diminta Tingkatkan Deteksi Dini  
Wakil Kepala Lemdiklat Polri Irjen Boy Rafli Amar berdialog dengan pegawai ASDP Pelabuhan Bakauheni saat mengunjungi pelabuhan penghubung Pulau Sumatera dengan Jawa itu, Senin, 30 Desember 2019. Dok. Polres Lamsel

Kalianda (Lampost.co) -- Lampung sebagai  pintu gerbang dan jalur penghubung Pulau Sumatera dan Jawa menjadi wilayah yang rawan akan berbagai aksi tindakan kriminal. Terutama terkait masalah ancaman terorisme, peredaran narkoba, angkutan darat dan laut serta pengelolaan layanan jalan tol.

Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Lemdiklat Polri Irjen Boy Rafli Amar saat meninjau sejumlah objek vital di Lampung Selatan, seperti Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) dan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin, 30 Desember 2019. Rombongan yang tiba di Bandara Radin Inten II langsung mengecek pospam di rest area Km 87 JTTS jalur B Desa Karangsari, Kecamatan Jatiagung, untuk mengecek kesiapan dan menampung kendala serta hambatan selama Operasi Lilin Krakatau 2019.

Selanjutnya tim Pengawasan Operasi (Wasops) Perwira Pemantau Wilayah (Pamatwil) Teroris yang diKomandoi Irjen Boy Rafli Amar itu menuju pospam di rest area jalur B KM 33 Desa Agom, Kecamatan Kalianda. Kunjungan terakhir mantan Kapolda Papua beserta rombongan di Lampung Selatan dengan menyambangi Pelabuhan Bakauheni yang merupakan objek vital nasional menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo menjelaskan ada beberapa poin penting yang disampaikan menyangkut masalah ancaman terorisme, peredaran narkoba, angkutan darat dan laut serta pengelolaan layanan jalan tol. "Untuk ancaman terorisme bukan hanya malam pergantian tahun saja, tetapi saat perlintasan mudik," kata dia.

Untuk peredaran narkoba, jajarannya diminta maksimal dalam melakukan deteksi dini karena makin banyak yang diamankan, semakin banyak masyarakat diselamatkan.

"Ini yang disampaikan Pak Boy untuk permasalahan penanggulangan narkoba karena termasuk ancaman nomor satu," ujarnya.

Mantan Kapolres Mesuji itu mengatakan Polres Lamsel diminta berkoordinasi dengan stakeholder di Pelabuhan Bakauheni. "Kami juga diminta bersinergi dengan otoritas pelabuhan," ujarnya.

Sedangkan untuk JTTS diminta meningkatkan pelayanan dengan memaksimalkan rambu peringatan dan imbauan-imbauan penting bagi pengguna jalan tol.

"Setelah mengunjungi Pelabuhan Bakauheni, rombongan bertolak menuju SPN Kemiling," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar