#wwglampost#watwatgawoh#penyanderaan

Aparat Disandera

( kata)
Aparat Disandera
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Image

PENYANDERAAN biasanya dilakukan para penyerang sebagai jaminan agar tuntutannya dipenuhi. Untuk itu aparat penegak hukum tentu mencari cara untuk membebaskan sandera itu.

Na seno tugasni tian, kik mak dacok muneh tok ko jadi aparat (Nah... itu memang tugasnya, jika tidak mampu ya tidak usah jadi aparat).

Na... ii yang terjadi justru pendemo di Ekuador menyandera delapan petugas polisi antihuru-hara. Para pendemo tengah memprotes agar Presiden Lenin Moreno mengundurkan diri.

Seperti dilansir kantor berita BBC, demonstran mengarak tujuh petugas polisi pria dan seorang polisi wanita di hadapan ribuan pendemo lainnya. Demo kali ini menuntut diakhirinya langkah-langkah penghematan dan pengunduran diri Presiden.

Payu kidah seno ingkah memainni tian gawoh, mak saka tikasko ana. Wat-wat gawoh (Itu hanya permainan pendemo, sebentar lagi dilepas. Ada-ada saja).

Para petugas tampak khawatir saat mereka diarak di depan kerumunan yang marah.

Sementara itu, Presiden Moreno telah mendorong dialog lebih lanjut dengan para pemimpin adat. Namun, protes itu datang dari kelompok-kelompok lain.

"Kami akan hadir dengan kekuatan lebih," kata pemimpin suku, Jaime Vargas.

Kelompok-kelompok ini telah membentuk barikade di Quito dan bentrok dengan pasukan keamanan. Bahkan ribuan pendemo baru terus berdatangan.

Moreno mengatakan subsidi bahan bakar, yang menghabiskan biaya 1,3 miliar dolar AS pemerintah setiap tahun, tidak lagi terjangkau. Menghilangkan subsidi itu merupakan bagian dari rencananya untuk menopang perekonomian Ekuador yang lesu.

Medcom



Berita Terkait



Komentar