#Pencurian#Timijajar#TulangBawangBarat

Aparat dan Warga Bekuk Pencuri di Tumijajar

( kata)
Aparat dan Warga Bekuk Pencuri di Tumijajar
Aparat dan warga Tumijajar berhasil menangkap pelaku pencurian di rumah warga setempat. (Foto: Dok POlsek)


PANARAGAN (Lampost.co) -- Polsek Tumijajar bersama warga setempat berhasil membekuk pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah setempat.

Kapolsek Tumijajar AKP Dulhapid mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan laporan korban Siti Mahmudah (50), warga ampung Margodadi, Kecamatan Tumijajar.

“Laporan tersebut tertuang dalam laporan tertanggal 17 September 2019. Kerugian korban berupa uang tunai Rp350 ribu dan dua bungkus rokok,” ujar AKP Dulhapid, Rabu, 18 September 2019.

Pencurian yang dialami korban terjadi Selasa, 17 September 2019 pukul 20.00 WIB, di rumahnya. Saat itu korban sedang menonton televisi di ruang tamu dan melihat ada laki-laki tidak dikenal berjalan mondar mandir di dalam rumahnya.

Korban berteriak dan laki-laki tersebut langsung ke luar rumah meloncati jendela. Kemudian korban mengecek barang-barang miliknya yang ada di rumah dan di warung.

“Ternyata dompet berisi uang tunai berada di rumah dan dua bungkus rokok yang berada di dalam etalase warung telah dicuri oleh laki-laki tersebut,” ujar kapolsek.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung mengejar pelaku dan petugas yang sedang patroli serta mengetahui kejadian tersebut juga ikut melakukan pengejaran.

Dari hasil pengejaran petugas dan warga setempat terhadap pelaku, sekitar pukul 20.30 WIB, pelaku berhasil ditangkap saat sedang bersembunyi di kebun milik warga.

“Adapun identitas pelakunya berinisial BK (33), bekerja wiraswasta, warga Tiyuh Dayamurni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ungkap AKP Dulhapid.

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti (BB) berupa sepeda motor yang digunakan pelaku, uang tunai Rp350 ribu dan dua bungkus rokok hasil curian.

Selanjutnya pelaku berikut BB dibawa ke Mapolsek Tumijajar untuk pemeriksaan lebih lanjut dan pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

Ahmad Sobirin







Berita Terkait



Komentar