#beritalampung#beritabandarlampung#ppdb

Antusiasme PPDB di Bandar Lampung

( kata)
Antusiasme PPDB di Bandar Lampung
Orang tua ramai datangi sekolah pada PPDB SMP yang dimulai dari 4 hingga 6 Juli 2022. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co): Hari ini, Senin, 4 Juli 2022, Bandar Lampung mulai melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SD dan SMP. Terlihat antusias orang tua atau wali murid untuk mendaftarkan anaknya sangat tinggi, mulai dari mempersiapkan berkas hingga keperluan sekolah anak agar dapat ikut mendaftar di sekolah pilihan.

Dari pantauan Lampung Post di SMPN 5 Bandar Lampung, orang tua calon peserta didik ramai mendatangi sekolah. Meskipun jalur pendaftaran dipermudah dengan sistem pendafataran secara online, namun sebagian besar orang tua memilih untuk datang langsung ke sekolah. 

"Persiapan dari pagi jam 7 mau daftarin anak. Ya bawa kelengkapan berkas, seperti KK, KTP, dan Surat Keterangan Tidak Mampu karena saya pake jalur biling (bina lingkungan)," ujar Ainun, warga Jalan Pangeran Antasari, saat di temui di SMPN 5 Bandar Lampung. 

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Bandar Lampung, Elly Yanti, menjelaskan di sekolahnya pendaftaran setiap harinya dibatasi 200 orang untuk mengantisipasi adanya kerumunan. 

"Setiap tahun juga pendaftaran dibuka secara online. Namun karena adanya keterbatasan orang tua banyak kurang paham, maka kami menerima pendaftaran secara offline," ujar Elly. 

Dijelaskannya untuk jalur bina lingkungan, panitia melakukan verifikasi faktual untuk memastikan bahwa pendaftar benar-benar warga tidak mampu. "Dan itu dilakukan mulai dari ini sampai tiga hari kedepan. Apabila saat verifikasi didapati merupakan keluarga mampu, maka akan kami coret dari daftar sebagai pendaftar melalui jalur biling," ujarnya.

Kemudian di SMPN 3 Bandar Lampung banyak orang tua yang rela mengemper di lingkungan sekolah dalam penyusunan berkas yang diperlukan untuk proses pendaftaran.

"Saya datang dari jam 8 pagi dari rumah. Untungnya dapat antrean untuk mendaftar," kata Arijal, salah seorang calon wali murid kepada Lampost.co.

Hal serupa dikatakan Muhammad Sa'i, calon wali murid yang mendaftarkan anaknya di SMPN 3 Bandar Lampung. Ia mengatakan pendaftaran secara offline dengan datang ke sekolah dianggap lebih mudah. Pasalnya, hingga saat pendaftaran berlangsung, dirinya belum memahami bagaimana prosedur PPDB secara online.

"Kalau langsung kan ada yang bantu, tinggal memberikan berkasnya," kata dia.

Lukman hakim panitia PPDB SMPN 3 Bandar Lampung mengatakan tingginya antusiasme calon wali murid yang mendaftarkan anak bukan hanya faktor kesulitan mendaftar secara online. Keterbatasan fasilitas pun menjadi penyebab dan jarak dekat dengan sekolah menjadi pilihan orang tua calon wali murid memilih datang langsung ke sekolah.

"Karena yang daftar untuk saat ini jalur biling. Jadi memang banyak yang kurang mampu untuk mengakses pendaftaran online," jelas dia.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar