#beritalampung#beritalampura

Kandang Sapi di Lampura Disemprot Disinfektan Cegah PMK

( kata)
Kandang Sapi di Lampura Disemprot Disinfektan Cegah PMK
Petugas Polres Lampura bersama Dinas Peternakan setempat melakukan penyemprotan disinfektan di kandang sapi milik warga. Lampost.co/Hari Supriyono


Kotabumi (Lampost.co): Polres Lampung Utara bersama Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Utara melakukan antisipasi dan pencegahan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dengan melakukan penyemprotan cairan pembunuh virus atau disinfektan ke sejumlah kandang ternak sapi milik peternak di wilayah setempat, Jumat, 15 Juli 2022.

Kasat Bimas Polres Lampung Utara AKP Edi Juarsyah mengatakan pihaknya melakukan pengawasan melekat terhadap hewan ternak  untuk mencegah penularan virus PMK di wilayah Lampung Utara.

Selain penyemprotan disinfektan, lanjutnya, pemberian vitamin kepada hewan ternak juga harus dilakukan secara berkala.

"Kami juga mengimbau kepada peternak untuk melakukan pengasapan pada area kandang sapi dengan cara membakar jerami yang dimasukkan dalam tong. Itu bisa mengusir serangga pembawa virus," kata dia.

Selain itu, bila terjadi pengiriman atau pembelian hewan ternak dari luar wilayah Lampung Utara, pihaknya berkoordinasi dengan pemilik dan pembeli hewan ternak untuk dilakukan pengawasan khusus atau dilakukan karantina selama 14 hari.

"Setelah dirasa sehat dan bagus, maka hewan ternak tersebut dapat dikirim,” katanya.

Sementara itu, Sugiono (50), warga Desa Candimas, Abung Selatan, peternak yang memelihara 12 ekor sapi mengatakan hingga saat ini ternak sapi miliknya tidak terjangkit PMK. Meski demikian, dirinya akan mengikuti anjuran dari pemerintah.

“Alhamdulillah sampai saat ini sapi-sapi saya dalam kondisi sehat, tidak ada yang kena PMK. Tapi saya juga tetap dengan virus yang mematikan itu. Jadi saya terus memperhatikan imbauan pemerintah agar sapi saya terhidar dari PMK,” katanya.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar