#autp#beritatanggamus#asuransipetani

Antisipasi Kerugian Banjir, Petani Diimbau Ikut Program AUTP

( kata)
Antisipasi Kerugian Banjir, Petani Diimbau Ikut Program AUTP
Ilustrasi petani padi. Foto: Google Images

Kotaagung (Lampost.co): Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanggamus gencar melakukan sosialisasi program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) kepada para petani. Hal itu mengingat intensitas hujan di Tanggamus saat ini tinggi, sehingga dapat mengancam kelangsungan lahan sawah akibat banjir.

 

Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian pada Dinas Pangan dan Pertanian Tanggamus Wakijan mengatakan sebagai langkah antisipasi kerugian petani padi akibat banjir adalah dengan mengikuti program AUTP.

Karena melalui program itu, kata Wakijan, kerugian petani yang gagal panen dapat ditanggung hingga Rp6 juta per hektare. Hal itu tentu saja sangat membantu petani supaya tidak mengalami kerugian yang sangat besar.

"Untuk framingnya per hektare hanya dikenakan Rp36 ribu. Sedangkan jika mengalami gagal panen karena faktor alam maka petani bisa klaim sampai Rp6 juta," kata dia.

Menurutnya hal ini dapat diikuti oleh para petani, khususnya bagi petani yang memiliki sawah berdekatan dengan aliran irigasi besar atau sungai. Karena bukan tidak mungkin tingginya intensitas curah hujan dapat menyebabkan bencana banjir seperti yang dialami pada tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau tahun 2019 kemarin, dari 1.500 hektare kuota yang disediakan hanya 400 hektare sawah yang diasuransikan. Padahal program ini sangat baik apalagi dalam kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang," kata Wakijan.

Bagi petani yang ingin mengasuransikan sawahnya dapat mendatangi langsung kantor Dinas Pangan dan Pertanian Tanggamus atau melalui UPT Pertanian dan Balai Penyuluhan Pertanian terdekat.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar