#bantuanbibit#beritalamsel#banjir#autp

Antisipasi Dampak Banjir, Pemkab Lamsel Usulkan Cadangan Bibit Padi

( kata)
Antisipasi Dampak Banjir, Pemkab Lamsel Usulkan Cadangan Bibit Padi
Ilustrasi. Foto: Google Images

Kalianda (Lampost.co): Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengusulkan cadangan bibit daerah (CBD) untuk lahan seluas 300-an hektare ke pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung. Bantuan bibit padi tersebut dapat disalurkan untuk membantu para petani yang lahannya mengalami puso akibat bencana banjir.

Kepala Bidang Pangan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPH-Bun) Lampung Selatan Mugiyono mengatakan pihaknya mengusulkan CBD tahun 2020 ini untuk luasan lahan 300 hektare. "Untuk luasan lahan (CBD) sesuai usulan kita sekitar 300-an hektare," ujar dia, Senin,13 Januari 2020.

Dia menjelaskan berdasarkan laporan dan pengecekan pihak DTPH-Bun Lampung Selatan areal persawahan yang terendam banjir cukup luas. Namun demikian, lahan-lahan tersebut sebagian besar belum ditanami atau baru proses penyemaian.

"Total lahan yang sedang proses penyemaian dengan usia bibit sekitar 7 hari sekitar 200 hektae," kata Mugiyono.

Mugiyono pun menyatakan pihaknya siap untuk memfasilitasi penyaluran CBD bagi para petani yang lahannya terkena bencana banjir.

"Tetap nanti kita bantu. Iya, nanti juga diusulkan oleh petugas di kecamatan," katanya.

Sebelumnya, Plt. Kepala DTPH-Bun Lampung Selatan Noviar Akmal menyebutkan lahan-lahan yang terdampak banjir tersebut belum tercover dalam asuransi usaha tani padi (AUTP). Sebab, kran pedaftaran untuk peserta asuransi tersebut belum dibuka pada awal tahun 2020 ini.

"Semua belum mendaftar, karena waktu pendaftatannya belum dibuka. Harapan kita, banjir cepat surut dan bibit yang telah sempat disemai tidak mati," kata Noviar.

Dia pun mengajak agar para petani dapat mengasuransikan lahan mereka untuk masuk AUTP, supaya jika terkena bencana dapat perlindungan klaim ganti rugi oleh asuransi.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar