#penangananbanjir#bencanabanjir#bpbd#bancanaalam#siagabencana

Antisipasi Bencana, BPBD Tulangbawang Siagakan Satgas

( kata)
Antisipasi Bencana, BPBD Tulangbawang Siagakan Satgas
Salah satu pemukiman warga yang berada di Lingkungan Bugis, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala yang kerap dilanda banjir. (Foto: Lampost.co/Ferdi Irwanda)


MENGGALA (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang siagakan Satgas bencana untuk mengantisipasi kemungkinan bencana yang akan melanda setiap saat.

Terlebih lagi, musim penghujan mulai mengguyur wilayah setempat dan merupakan salah satu kabupaten yang dilintasi sungai terbesar ke empat di Provinsi Lampung.

Kepala BDBD Kabupaten Tulangbawang Noermal mengatakan, pihaknya selalu waspada akan bencana alam yang dapat melanda sewaktu-waktu dengan menyiagakan personel satgas bencana selama 24 jam.

Dia menjelaskan, terdapat 23 personel satgas penanggulan bencana yang dipersiapkan dan selalu stand by, ketika terdapat bencana yang sewaktu-waktu melanda.

"Baik musim hujan atau kemarau, memang kita siaga terus, karena satgas bencana kan piket 24 jam secara bergantian," ujarnya, dihubungi Lampost.co, Minggu (18/11/2018).

Dia menuturkan, terdapat delapan kecamatan di wilayah setempat yang berpotensi rawan bencana banjir dan tanah longsor. Tujuh kecamatan di wilayah setempat, memiliki potensi bencana banjir yakni di Kecamatan Menggala, Menggala Timur, Gedungmeneng, Denteteladas, Gedungaji, Rawapitu, dan Rawajitu Selatan.

Sementara dua kecamatan yang memiliki potensi bencana tanah longsor berada di Kecamatan Banjarbaru dan Menggala Timur.

"Itu wilayah hasil pemetaan kita yang memiliki potensi bencana, karena wilayah tersebut dilalui aliran sungai Way Tulangbawang. Kalau longsor karena memang kondisi tanahnya yang labil," kata dia.

Menurut Noermal, bemlncana banjir dan longsor merupakan bencana alam, yang tidak dapat diketahui kapan akan terjadi.

Namun, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana yang dapat datang kapan saja.

Disamping itu tambahnya, pihaknya terus melakukan sosialisasi tanggap bencana kepada sejumlah masyarakat yang bermukim dipinggiran sungai. Serta menyiagakan personel untuk memantau debit air sungai Way Tulangbawang.

Ferdi Irwanda







Berita Terkait



Komentar