#antigen#pcr#covid-19

Antigen/PCR Belum Dihapus dari Syarat Perjalanan di Lampung

( kata)
Antigen/PCR Belum Dihapus dari Syarat Perjalanan di Lampung
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung, Reihana saat ditemui di Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 8 Maret 2022. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan penghapusan syarat perjalanan berupa bukti antigen dan PCR belum bisa diberlakukan di simpul transportasi di Bumi Ruwa Jurai. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung, Reihana menyatakan belum ada aturan yang menegaskan syarat perjalanan itu dihapus di Lampung. 

"Surat Edaran (SE) belum ada, sehingga kita masih ikuti persyaratan yang lama," kata Reihana saat ditemui di Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 8 Maret 2022.

Baca: Angka Kematian Covid-19 Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia

 

Menurut dia, Pemprov masih mengacu pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 22 tahun 2021 mengenai syarat perjalanan dalam negeri dan internasional. 

"Masih ada kasus lonjakan covid-19 di Lampung, kita akan tetap ikuti peraturan pusat. Jadi apa kata pemerintah pusat, langsung kita tetapkan di Lampung," ujar dia. 

Reihana juga mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan covid-19 secara maksimal. 

"Apapun persyaratannya, prokes jangan kendur. Tetap ikuti arahan dengan ikuti semua prokes," tutup dia. 

Sebelumnya diberitakan, pemerintah menghapus syarat tes covid-19 bagi pelaku perjalanan domestik. Hal itu diputuskan setelah Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ketentuan baru berlaku bagi penumpang jalur darat, laut, dan udara. Ketentuan itu berlaku bagi orang yang telah menerima dua dosis vaksin covid-19.

"Pelaku perjalanan domestik dengan transportasi darat, laut, maupun udara yang sudah melakukan vaksinasi dosis dua sudah tidak perlu menunjukkan bukti antigen maupun PCR negatif," kata Luhut dalam jumpa pers via kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Sobih AW Adnan






Berita Terkait



Komentar