#antam#logammulia

Antam Optimistis Jual 32.036 kg Logam Mulia

( kata)
Antam Optimistis Jual 32.036 kg Logam Mulia
Dokumentasi www.antam.com


JAKARTA (Lampost.co)-- ANTAM Tbk (ANTAM) optimistis produksi emas 2.036 kg dan penjualan logam mulia tersebut sebesar 32.036 kg pada tahun ini terdorong antusiasme pasar domestik yang sangat positif. 
 
"Kalau berbicara mengenai estimasi produksi pada 2019 kita merencanakan sebesar 2.036 kg sementara rencana penjualan totalnya 32.036 kg," kata Direktur Pemasaran Tatang Hendra kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/3/2019). 
 
Dia menjelaskan bahwa indikator yang melatarbelakangi optimistis pihaknya pada angka estimasi tersebut yakni pertama, pertumbuhan pasar domestik pada 2018 mengalami kenaikan 38 persen sementara dalam return of investment, terjadi kenaikan tujuh persen pada kuartal keempat 2018 dibandingkan kuartal sama pada tahun sebelumnya. 
 
"Jadi memang pasar dalam negeri memiliki antusiasme pasar yang sangat positif," kata Tatang dalam konferensi pers mengenai laporan kinerja operasional dan keuangan ANTAM tahun 2018. 
 
Secara keseluruhan, menurut dia, tingkat optimistis pihaknya berasal dari aspek masih tingginya pasar dalam negeri berdasarkan riset dan survei yang dilakukan pihaknya kemudian aspek return of investment, yang dijanjikan kalau dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya maka emas masih memiliki tingkat return of investment yang cukup
menarik bagi investor.  
 
ANTAM mencatatkan volume penjualan emas pada 2018 sebanyak 27.894 kg atau naik signifikan 11 persen, dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebanyak 13.202 kg seiring dengan strategi pengembangan pasar emas baik domestik dan ekspor. 
 
Sedangkan pendapatan ANTAM dari penjualan emas pada 2018 mencapai Rp16,69 triliun, naik 126 persen dibandingkan penjualan emas di 2017 yang tercatat sebesar Rp 7,37 triliun. 
 
ANTAM sendiri mencatatkan total volume produksi emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung sebesar 1.957 kg pada 2018. 
 
Direktur Keuangan ANTAM Dimas Wikan Pramudhito menyebut penjualan emas pada 2018 sebagai prestasi luar biasa dan juga titik poin tertinggi dalam sejarah perusahaan tersebut. 

Antara







Berita Terkait



Komentar