#pekanrayalampung#anjungan#getahdamar#beritapesibar

Anjungan Pesisir Barat Pamerkan Damar Mata Kucing

( kata)
Anjungan Pesisir Barat Pamerkan Damar Mata Kucing
Pesona Damar Mata Kucing yang mendunia dipamerkan didalam anjungan Kabupaten Pesisir Barat pada ajang Pekan Raya Lampung 2019 "Pameran dan Pesta Rakyat Terbesar Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia" pada 3-18 Agustus 2019 di PKOR Wayhalim.

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pesona Damar Mata Kucing yang mendunia dipamerkan didalam anjungan Kabupaten Pesisir Barat pada ajang Pekan Raya Lampung 2019 "Pameran dan Pesta Rakyat Terbesar Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia" pada 3-18 Agustus 2019 di PKOR Wayhalim, Bandar Lampung.

Penjaga Stan Pesisir Barat, Yudha Lesmana menceritakan di Kabupatennya damar mata kucing merupakan potensi unggul yang dimiliki masyarakat disana. Ia menceritakan getah damar setiap harinya bisa diunduh. Namun untuk mendapatkan kualitas terbaik bisa diunduh dengan waktu 2 minggu atau sebulan.

"Untuk pasaran harganya berkisar dari Rp. 15 ribu sampai Rp 50 ribu perkilonya bergantung kualitasnya. Kemudian pemasarannya sampai kedunia," katanya saat ditemui di anjungan Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (13/8/2019).

Ia menceritakan getah yang keluar dari batang pohon Damar digunakan sebagai bahan baku utama dalam industri pembuatan cat, tinta, farmasi dan kosmetik. Kualitas getah damar asal Kabupaten Pesisir Barat merupakan yang terbaik di dunia. Wajar saja jika tanaman bernama latin Shorea javanica ini menjadi ikon kemakmuran penduduk setempat.

"Peralatan yang digunakan untuk mengambil getah damar yakni alit, ambon, tembiluang, kapak, bebalang, rakul, golok/candung kawek, golok/candung rampak ulu, arit, sepatu dragon, ayak damar, dan kekuh/kentongan," katanya.

Ia mengatakan hampir diseluruh wilayah Kabupaten Pesisir Barat dipenuhi dengan perkebunan damar milik masyarakat. Pohon damar sangat potensial dikembangkan sebagai penggerak utama perekonomian masyarakat. Budidaya damar juga tidak hanya bermanfaat dari sisi ekonomi, tetapi juga pelestarian ekosistem hutan.

"Pohon damar ini rata-rata milik penduduk yang sudah turun temurun diwariskan oleh orang tuanya," katanya. 

Damar mata kucing merupakan komoditas hasil perkebunan unggulan dari Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Sejak zaman Kolonial Belanda, getah damar mata kucing asal kabupaten ini sudah terkenal pesonanya di dunia. Beberapa negara tujuan utama ekspor getah damar mata kucing diantaranya, India, Jerman, Philipina dan sejumlah negara lain di Benua Eropa dan Amerika.

Triyadi Isworo

Berita Terkait

Komentar