#penganiayaan

Aniaya Tetangga, Sopir Truk di Palas Ditangkap Polisi

( kata)
Aniaya Tetangga, Sopir Truk di Palas Ditangkap Polisi
Pelaku penganiayaan di Dusun Blora, Desa Sukamulya, Lampung Selatan, diamankan pihak kepolisian sektor Palas, Jum'at malam, 5 Februari 2021 sekitar pukul 21.30 Wib. Dok Polsek Palas


Kalianda (Lampost.co) -- Khoirul Anam (39), warga Dusun Blora, Desa Sukamulya, Lampung Selatan, diamankan Polsek Palas, Jumat, 5 Februari 2021, pukul 21.30 Wib. Pria yang kesehariannya sebagai sopir dump truk itu diringkus karena diduga menganiaya tetangganya sendiri.  

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, pelaku nekat menganiaya tetangganya, Sugiman (54) dan kedua anak korban Ahmad Al (23) dan Nur Mahfud Ahnan (17). Pelaku aniaya korban usai cekcok mulut dengan korban.

Kapolsek Palas Iptu M Sariakip mengatakan peristiwa tersebut bermula pelaku dengan sengaja memarkirkan mobil truk BE-8037-LY dan menggeber-geber gas mobil yang dikemudikannya di depan rumah korban tepat 30 menit sebelum diringkus.

"Lalu korban dan kedua anak korban mendatangi pelaku. Pelaku dan korban terlibat cekcok mulut dikarenakan pelaku mempunyai masalah sebelumnya. Tidak lama kemudian, pelaku mengambil senjata tajam jenis golok yang disimpan di mobil truk. Pelaku langsung mengayunkan golok yang dipegangnya ke arah korban," kata dia, Sabtu, 6 Februari 2021.

Melihat insiden tersebut, kata Kapolsek, kedua anak korban mereka langsung memegang korban untuk berusaha memisah dan merampas golok dari tangan pelaku.

"Ketika saat itu, kedua anak korban juga terkena senjata tajam yang dipegang pelaku. Sehingga korban dan kedua anak korban mengalami luka robek akibat terkena senjata tajam," kata dia.

Atas kejadian itu, korban atas nama Sugiman mengalami luka robek pada jari kelingking sebelah kanan. Sementara, kedua anaknya Ahmad Al mengalami luka robek didagu, dan luka robek pipi sebelah kiri. Sedangkan, Noer Maftuh Ahnan mengalami luka robek pelipis kanan, luka robek pada dagu, dan luka robek dileher bagian atas.

"Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat pihaknya langsung olah TKP dan meringkus pelaku pada pukul 21.30 Wib. Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah golok tidak bersarung, dua potong pakaian yang terdapat bercak darah," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar