#JasaRaharja#PoldaLampung#Edukasi#Lalulintas#Santunan#Kecelakaan

Angka Lakalantas Menurun, Dana Santunan Meningkat

( kata)
Angka Lakalantas Menurun, Dana Santunan Meningkat
Kepala Cabang PT Jasa Raharja Lampung, Suratno (kanan) bersama Dirlantas Polda di kantor Jasa Raharja, Kamis (18/10/2018). (Lampost/Effran)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di provinsi Lampung hingga September tahun 2018 tercatat mengalami penurunan dibandingkan September tahun 2017, yaitu dari 699 korban meninggal dunia menjadi 600. Namun, jumlah tersebut tidak berbanding lurus dengan pembayaran santunan yang dikeluarkan PT Jasa Raharja yang justru mengalami peningkatan.

Kepala PT Jasa Raharja cabang Lampung, Suratno mengatakan berdasarkan data yang dihimpun PT Jasa Raharja terdapat 699 jiwa meninggal dunia dan 1.469 luka-luka akibat lakalantas hingga September tahun 2017. Sementara, pada September tahun 2018 menurun menjadi 600 korban tewas dan 1.295 korban luka-luka.

Berdasarkan latar belakang usia korban kecelakaan, 48% korban terjadi pada jenjang umur 25-49 tahun yang didominasi pengendara motor dan disusul usia 10-24 tahun sebesar 28%-nya. Sementara, usia 50-90 tahun berada dikisafab 22,2%, dan dibawah 10 tahun sebanyak 1,8%.

"Melihat catatan itu dapat diketahui sebagian besar korban lakalantas terjadi diusia produktif yang bisa jadi menjadi tulang punggung keluarga. Dari itu, selain berdampak meninggal dunia, cacat,  dan luka-luka, bisa berdampak juga pada kemiskinan," ujarnya, Kamis (18/10/2018).

Kendati angka kecelakaan menurun, dana santunan yang dikeluarkan perusahaan play merah itu mengalami peningkatan, yaitu Rp40 miliar ditahun 2017 menjadi Rp45 miliar pada tahun 2018 ini. Untuk itu, perlu adanya upaya mengeliminir tingkat potensi lakalantas. Dengan menurunnya kuantitas kecelakaan, diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan.

 

 

 

Effran Kurniawan

Berita Terkait

Komentar