#demamberdarah#kasusdbd#kesehatan#beritalamsel

Angka Kasus DBD di Lamsel Turun Dibanding 2019

( kata)
Angka Kasus DBD di Lamsel Turun Dibanding 2019
Ilustrasi: Foto: Dok/Google Images

Kalianda (Lampost.co): Angka kasus demam berdarah degue (DBD) di Lampung Selatan pada periode Januari hingga 31 Juli 2020 sebanyak 343 kasus. Angka ini turun, jika dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2019 lalu mencapai 358 kasus. 

"Ya, angka kasus DBD di Lampung Selatan turun jika dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2019," ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Lamsel, B. Didik Setiawan, saat dihubungi, Rabu, 5 Agustus 2020.

Menurut Didik untuk pencegahan penyakit DBD, petugas kesehatan Lampung Selatan terus berupaya melakukan pemantauan jentik berkala (PJB), pemberantasan sarang nyamuk (PSN), memberikan penyuluhan, dan abatisasi selektif. 

"Jika ada kasus DBD disuatu daerah tentunya, penyelidikan epidemiologi dan fogging akan dilakukan oleh petugas kesehatan Lampung Selatan," katanya. 

Lebih lanjut, Didik, mengimbau kepada masyarakat Lampung Selatan untuk dapat melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) baik secara secara individu maupun secara bergotong royong. 

"Selain itu, masyarakat pun dapat melakukan pemantauan jentik-jentik nyamuk aedes aegypti. Jika, ada segera dibersihkan tempat air yang terdapat jentik nyamuk tersebut. Bila ada warga yang sakit panas segera periksa ke layanan kesehatan terdekat. Sehingga, dapat ditangani dengan baik," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar