#demamberdarah#kasusdbd#kesehatan#beritalampura

Angka Kasus DBD di Lampura Turun

( kata)
Angka Kasus DBD di Lampura Turun
Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Lampung Utara, M. Yusuf. Lampost.co/Yudhi

Kotabumi (Lampost.co): Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara selama Juni 2020 mencatat angka kasus warga yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD) mengalami penurunan.

"Angka kasus DBD turun. Merujuk laporan yang disampaikan pihak puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD), tercatat selama Juni 2020 terjadi 5 kasus DBD"  ujar Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Lampung Utara, M. Yusuf, di ruang kerjanya, Kamis, 9 Juli 2020.

Menurutnya angka infeksi DBD yang terjadi pada Juni 2020, jauh lebih rendah jika dibanding dengan angka kasus pada bulan sebelumnya. Data mulai Januari 2020 terjadi 66 kasus, Februari (195 kasus) atau mengalami presentase kenaikan 300 persen, Maret (46 kasus),  April (10 kasus), Mei (10 kasus), dan Juni 2020 turun menjadi 5 kasus. 

"Penurunan angka kasus infeksi DBD itu dimungkinkan terjadi karena faktor perubahan perilaku masyarakat sejak terjadinya pandemi covid-19," ujarnya.

Dia mencontohkan perubahan perilaku dengan penerapan protokol kesehatan sejak terjadi pandemi covid-19 misalnya, warga telah membiasakan diri 
dengan mengonsumsi tambahan suplemen gizi untuk peningkatan daya imun tubuh agar tidak mudah terjangkit penyakit.

"Untuk mencegah tertular covid-19, masyarakat mulai membiasakan diri dengan minum suplemen tambahan gizi dan bila tidak enak badan warga langsung menerapkan pengobatan mandiri di rumah masing-masing. Karena hal inilah dimungkinkan menjadi sebab penurunan angka infeksi DBD yang biasanya mengalami kenaikan saat  musim penghujan," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar