#demamberdarah#dbd#beritalampura

Angka DBD di Lampura September-Oktober 2020 Nol Kasus

( kata)
Angka DBD di Lampura September-Oktober 2020 Nol Kasus
Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Lampung Utara, M. Yusuf. Lampost.co/Yudhi


Kotabumi (Lampost.co): Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Lampung Utara dalam kurun waktu dua bulan terakhir (September-Oktober 2020), belum ada laporan warga yang terinfeksi DBD yang di rujuk di 27 puskesmas se-Lampura.

"Selama pandemi covid-19, angka DBD di Lampura cenderung turun bahkan pada September-Oktober 2020 tidak ada laporan warga yang terinfeksi DBD," ujar Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Lampung Utara, M. Yusuf, di ruang kerjanya, Selasa, 17 November 2020.

Menurutnya perubahan prilaku masyarakat selama terjadi pandemi covid-19 dengan lebih mengutamakan konsumsi tambahan suplemen gizi untuk peningkatan daya imun tubuh agar tidak mudah terjangkit penyakit serta pola hidup bersih meminimalisir penyebaran virus DBD yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti.

"Sejak pandemi, masyarakat cenderung lebih mengutamakan pengobatan mandiri di rumah masing-masing. Warga baru akan mendatangi pusat klinik kesehatan kalau benar-benar terpaksa atau penyakitnya sangat membutuhkan penanganan medis," kata dia.

Yusuf menjelaskan penurunan angka DBD, dimulai pada Februari 2020 dengan angka penderita yang cukup tinggi mencapai 195 kasus. Kemudian Maret terjadi penurunan kasus menjadi 46 kasus, April (10 kasus), Mei (10 kasus), Juni (5 kasus), Juli (7 kasus), dan Agustus (6 kasus). 

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar