#pertanian

Angin Kencang Rusak 15 Hektare Padi Siap Panen di Lamsel

( kata)
Angin Kencang Rusak 15 Hektare Padi Siap Panen di Lamsel
Cuaca ekstrem yang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan tanaman padi siap panen di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, roboh. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Cuaca ekstrem yang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan tanaman padi siap panen di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, roboh. 


Rusaknya tanaman itu dinilai bakal mengurangi bobot gabah hasil panen hingga 30 persen.

Petani asal Desa Palaspasemah, Evan Herlambang, mengatakan tanaman padi roboh usai diterjang angin kencang. Padahal, tanamannya itu akan memasuki masa panen pada pekan depan.

"Lahan ada seluas 0,25 hektare dan setengahnya roboh," kata Evan, Jumat, 27 Mei 2022.

Untuk mengantisipasi kerusakan lebih parah, dia mengikat batang padi agar berdiri kembali. Meski demikian, tanaman padi yang roboh dipastikan mengurangi bobot dan mutu gabah.

"Kalau puso enggak, karena masih bisa diikat dengan tali. Hanya saja kualitas gabahnya berkurang. Sementara kalau enggak diikat pasti rusak," kata dia.

Plt Kepala UPTD Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Palas, Tarmijan, mengaku luas tanaman padi yang roboh diperkirakan seluas 15 hektare dengan usia tanam padi berkisar 70-75 HST.

"Padi yang roboh sebagian besar varietas ciherang dan sebagian varietas muncul. Nyaris semua tanaman yang roboh akan panen," kata dia.

Dia menilai padi yang baru menguning diperkirakan berkurang sekitar 30 persen. "Kalau padi yang menguning penyusutan bobot sekitar 5 persen. Solusinya hanya diikat, tidak ada yang lain," kata dia. 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar