#pilkada#lamsel

Anggota Legislatif Wajib Mundur jika Ditetapkan sebagai Calon

( kata)
Anggota Legislatif Wajib Mundur jika Ditetapkan sebagai Calon
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Kalianda (Lampost.co) -- Anggota legislatif yang mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 wajib mundur saat ditetapkan sebagai calon bupati. Sedangkan, untuk bupati yang masih menjabat hanya mengajukan cuti saja.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Lampung Selatan, Titik Sutriningsih saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu, 8 Desember 2019. Dia mengatakan pengunduran diri itu sudah ada dalam Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas PKPU Nomor 3/2017 tentang Pencalonan Pilgub, Pilbup, dan Pilwakot.

"Pada Pasal 4 Ayat (1) butir t menyatakan anggota legislatif secara tertulis mengundurkan diri. Hal tersebut juga berlaku bagi anggota TNI, Polri, ASN, kepala desa serta pegawai BUMN yang maju dalam pilkada. Bukan hanya itu, penyelenggara pemilu juga harus berhenti dari instansinya," katanya.

Dia mengatakan pengunduran diri secara tertulis itu harus dilakukan setelah penetapan sebagai calon bupati. Sama halnya dengan bupati yang masih menjabat harus cuti. "Kalau belum ditetapkan sebagai calon bupati, ya enggak mesti mundur. Tapi, kalau sudah ditetapkan harus mundur dari jabatannya," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Lamsel, Mislamuddin mengatakan jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah anggota legislatif tidak wajib mengundurkan diri ketika mencalonkan sebagai calon bupati. "Kalau menurut undang-undang itu ya enggak mesti mundur. Memang ada wacana revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 terkaut persyaratan kepala daerah, tapi wacana tersebut belum diresmikan. Untuk itu, kami masih menggunakan peraturan yang lama," ujarnya.

Menurut dia, jika mengacu pada PKPU Nomor 18 Tahun 2019, anggota legislatif wajib mengundurkan diri dan calon petahana hanya cuti dari jabatannya. "Pengunduran diri dan cuti ini harus tertulis setelah ditetapkan sebagai calon, bukan sebelum pendaftaran. Jadi, saat masa kampanye mereka sudah mundur," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar