#JAD#teroris

Pasca Rumah Digeledah, Anggota JAD Menyerahkan Diri

( kata)
Pasca Rumah Digeledah, Anggota JAD Menyerahkan Diri
Anggota JAD menyerahkan diri. Foto dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Densus 88 Anti Teror Polri, dikabarkan telah menangkap Rico, alias Sahe alias Abu Ahmad. Ia merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Informasi yang didapat Lampost.co, Rico diamankan pada Senin sore, 21 Oktober 2019.

Sebelumnya, pada senin pagi hingga siang hari, rumahnya yang berada di jalan Jendral Suprapto, Gang Wawai, Kelurahan Pelita, Enggal digeledah oleh Densus 88 Anti Teror. Beberapa sisa bahan peledak, serta benda lainnya diamankan.

"Ia benar, sudah kita amankan," ujar sumber Lampost.co di kepolisian, Rabu 23 Oktober 2019.

Ia memaparkan, Rico menyerahkan diri didampingi oleh ayah, istri dan keluarganya ke Mapolres Lampung Tengah, pada Senin, 21 Oktober 2019 sekitar pukul 18.20 WIB.

"Kita kan upaya persuasif dengan orang tuanya, seperti penggeledahan kemarin kita pendekatan ke orang tuanya, kita buka sepatu (layaknya bertamu), pas penggeledahan, kita minta ke bapaknya agar pelaku menyerahkan diri, guna menghindari status daftar pencarian orang (DPO)," katanya.

Dari pemeriksaan sementara, Rico mengaku sudah tidak ada lagi jaringan atau rekan, dalam kelompok kecilnya yang akan melakukan amaliah. "Ini masih didalami," katanya.

Rico merupakan amir atau pemimpin Kelompok kecil JAD yang beranggotakan Rifki Montazeri warga Purbolinggo Lampung Timur, Aul Putra Daulah alias Arif Hidayat warga Tanjungarang Timur, dan Yudistira warga Pelita, Enggal. Mereka diamankan Densus 88 Anti Teror Polri pada 14 Oktober 2019. Serta Adnan yang diamankan di Tambun, Bekasi pada 16 Oktober 2019.

Kelompok ini pernah melaksanakan baiat di Batu Putu, Telukbetung Barat, pada Juni 2019, dan Rico yang memimpin. Kelompok ini berencana melakukan penyerangan terhadap Mapolda Lampung, Makobrimob, pusat hiburan malam dan tempat ramai lainnya.

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar