RSUDAMDPRDLampungBPJSDBD

Anggota DPRD Kritisi Pelayanan RSUDAM

( kata)
Anggota DPRD Kritisi Pelayanan RSUDAM
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Provinsi Lampung, Deni Ribowo. Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung dinilai mengecewakan masyarakat tekait pelayanan kesehatannya. Hal tersebut mendapat sorotan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung.

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo mengatakan RSUDAM harus berbenah di semua aspek, dan harus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat apapun latar belakangnya.

Baca juga: Pasien BPJS Meninggal Diduga Lambat Ditangani di RSUDAM

"RSUD Abdul Moeloek ini sontoloyo. Gak bener itu pelayanannya. Seharusnya mengenai nyawa orang harus gesit dan cekatan," katanya, Selasa, 11 Februari 2020.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Lampung ini juga mengatakan bahwa perlu ada evaluasi khusus di tingkatan manajerial sampai staf di bawah agar lebih peka terkait pelayanan kesehatan. Kemudian, ia juga mengatakan bahwa bila perlu diberi sanksi dan diberhentikan dari jabatannya bila tidak bisa bekerja dengan baik.

"Rumah sakit itu juga jangan malu-maluin pemerintah karena pelayanannya. Harus dibenahi," tambahnya.

Sebelumnya Muhamad Rezki Mediansori (21), Warga Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, meninggal di selasar Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung. Pasien BPJS tersebut diduga terlantar lantaran tidak mendapatkan pelayanan yang baik di rumah sakit plat merah itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, pasien yang diduga sakit demam berdarah dengue (DBD) itu menghembuskan nafas pada Senin, 10 Februari 2020, sore. Bahkan, peristiwa itu sempat viral di media sosial dalam bentuk video berdurasi 6.09 menit.

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar