#pilkada#politik

Anggota Baru KPU Lampung Harus Profesionalisme dan Menguasai Regulasi

( kata)
Anggota Baru KPU Lampung Harus Profesionalisme dan Menguasai Regulasi
Ketua KPU Lampung demisioner, Nanang Trenggono. Lampost.co/Triyadi Isworo

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung periode 2019—2024 terpilih akan dilantik dan disumpah KPU RI di Aula KPU RI, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 019). Ketujuh komisioner tersebut siap melanjutkan tongkat estafet penyelenggara pemilu untuk menyukseskan pesta demokrasi di Bumi Ruwai Jurai selama 5 (lima) tahun ke depan. 

Penetapan itu sesuai dengan Pengumuman Nomor: 60/SDM.12-Pu/05/KPU/X/2019 tentang Penetapan Calon Anggota KPU Provinsi Lampung Periode 2019-2024 yang ditandatangani Ketua KPU RI Arief Budiman tertanggal 14 Oktober 2019 di Jakarta. Pengumuman tersebut juga sesuai dengan Keputusan KPU RI Nomor: 1393/SDM.13-Kpt/05/KPU/X/2019 tanggal 12 Oktober 2019 tentang Penetapan Calon Anggota KPU Provinsi Lampung Periode 2019—2024.

Anggota KPU Lampung terpilih, yakni Erwan Bustami, Antoniyus dan M Tio Aliansyah merupakan petahana KPU Lampung. Kemudian Ismanto, ketua KPU Tulangbawang Barat, Esti Nur Fathonah (wiraswasta), Agus Riyanto (anggota KPU Metro), dan Ali Sidik, pengajar/tutor Universitas Terbuka dan juga pernah menjabat sebagai Komisioner Bawaslu Lampung.

Ketua KPU Lampung yang akan demisioner, Nanang Trenggono mengatakan akhir masa jabatan anggota KPU Lampung periode 2014—2019 pada Selasa, 15 Oktober 2019. Dia menyatakan proses seleksi calon anggota KPU di Lampung istimewa karena baru pertama dilakukan uji publik terlebih dahulu. KPU juga mengirimkan tim untuk melakukan verifikasi mengenai tim seleksi. 

"Dengan begitu akan menjadi pemahaman bagi komisioner yang baru bahwa proses seleksi sangat berat dan panjang sehingga harus benar-benar dipegang amanah ini," katanya kepada Lampung Post, Senin, 14 Oktober 2019.

Dia mengatakan dari 11 (sebelas) orang yang ikut fit and proper test oleh KPU sudah dikatakan layak menjadi anggota KPU Lampung. Namun menurut undang-undang hanya 7 (tujuh) komisioner yang menjabat KPU Lampung. 

"Mereka kebanyakan adalah penyelenggara pemilu maka harus terus mengutamakan profesionalisme dalam menjalankan proses tahapan dan menguasai regulasi," kata Nanang yang 2 periode menjabat komisioner KPU Lampung ini.

Nanang menambahkan anggota KPU Lampung yang baru harus punya perspektif dan orientasi baru dibandingkan anggota KPU sebelumnya. Dia menceritakan selama 2 periode menjabat, Lampung masih dalam proses membangun demokrasi awal sehingga banyak perbedaan pendapat dan konflik.

"Sekarang masyarakat sudah semakin pintar dan modern, regulasinya juga makin disempurnakan. Jadi jangan sampai ada masalah terkait integritas, kemudian kedekatan dengan peserta pemilu, partai politik, dan kepala daerah," kata Nanang yang akan kembali menjadi akademisi FISIP Unila usai menjalankan tugas di KPU Lampung.

Triyadi Isworo

Berita Terkait

Komentar