#infrastruktur#beritalampung#proyekjalan

Anggaran Terbatas, Perlu Sinergi Pemerintah dan Korporasi Bangun Jalan Lampung

( kata)
Anggaran Terbatas, Perlu Sinergi Pemerintah dan Korporasi Bangun Jalan Lampung
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung Mulyadi Irsan. Lampost.co/Triyadi Isworo

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung terus bersinergi bersama pemerintah pusat, daerah, dan koorporasi untuk bersama-sama membangun jalan provinsi di Bumi Ruwai Jurai. 

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung Mulyadi Irsan mengatakan masih terdapat 438,84 km jalan Provinsi Lampung dalam kondisi tidak mantap dan 728,70 km jalan Provinsi Lampung tidak tertangani.

Ia mengatakan budget constraint atau ketersedia anggaran belum mampu memenuhi kebutuhan. Kemudian untuk penanganan ruas jalan bersifat spot-spot yang berakibat belum mampu menjawab isu-isu strategis 

"Solusi dari kita untuk jalan tersebut yakni sinergiritas pemerintah pusat dan daerah. Optimalisasi dana bagi hasil di Pemerintah Kabupaten/Kota dan kerja sama koorporasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)," katanya di Rumah Kayu Jalan Arif Rahman Hakim, Rabu, 8 Juni 2020.

Ia mengatakan di Lampung Utara Ruas Negara Ratu--Simpang Tujok dengan panjang 35.698 km dengan kondisi baik sepanjang 23.498 km, rusak berat 9.400 km kemudian sisanya rusak sedang dan rusak ringan. Kemudian di Way Kanan Ruas Negara Tegal Mukti--Tajab dengan panjang 36.000 km dengan kondisi baik sepanjang 9.400 km, rusak berat 24.200 km kemudian sisanya rusak sedang dan rusak ringan. Selanjutnya di Way Kanan Ruas Tajab--Adidaya dengan panjang 23.600 km dengan kondisi baik 6.200 km, rusak berat 16.200 km, kemudian sisanya rusak sedang dan rusak ringan.

"Insfrastruktur khususnya jalan harus dipelihara. APBD kita terbatas, maka perlu sinergi daerah dan koorporasi. Seperti dengan industri gula Pemuka Sakti Manis (PSMI), Bumi Madu Mandiri (BMM), dan Bumi Waras. Ada ruas yang perlu penanganan yang menjadi arus logistik tebu, sawit, dan karet," katanya.

Oleh sebab itu, kata dia, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas nama Pemerintah Provinsi Lampung meminta dan mengimbau perusahaan untuk memperbaiki ruas jalan yang dilalui kendaraan logistik tersebut.

Ia mengatakan bahwa perlu beberapa tahap untuk memperbaiki jalan yang ada sesuai dengan kemampuan masing-masing melalui CSR perusahaan tersebut.

"Perlu bersama-sama membantu mewujudkan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur. Melalui CSR perusahaan maka bisa membantu insfrastruktur agar ekonomi Lampung tetap terjaga," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar