#TUBABA

Anggaran Program Mantra dan Tubaba Cerdas Berasal dari Dana Penanganan Dampak Inflasi

( kata)
Anggaran Program Mantra dan Tubaba Cerdas Berasal dari Dana Penanganan Dampak Inflasi
Penjabat Bupati Tubaba Zaidirina menyampaikan kesiapan pemkab terkait anggaran menangkal inflasi BBM. Lampost.co/Merwan


Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menyiapkan anggaran sebesar Rp6 miliar sebagai upaya mengatasi ancaman inflasi dampak kenaikan BBM. Anggaran tersebut disiapkan dalam APBD Perubahan 2022.

"Untuk anggaran inflasi BBM sudah kita siapkan dalam APBD Perubahan 2022. Saat ini,  tinggal menunggu dewan melakukan pengesahan APBD yang dijadwalkan tanggal 27 September 2022," ujar Penjabat bupati Zaidirina saat ditemui Lampost.co, sesuai pelantikan pejabat di pemkab setempat, Selasa, 13 September 2022.

Menurut Zaidirina, untuk mengatasi inflasi BBM tersebut pemkab menyiapkan tiga kegiatan dengan totak anggaran mencapai Rp6 miliar atau  5,2 persen dari dana transfer Oktober-Desember 2022.

"Setelah kami hitung tiga kegiatan ini sudah melebihi dari 2 persen anggaran yang harus disiapkan sesuai dengan intruksi pemerintah pusat. Artinya, kita patuh dengan intruksi pusat sesuai dengan  Pernenkeu Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun 2022," kata dia.

Dia mengatakan, tiga kegiatan yang disiapkan tersebut yakni bantuan sosial  sebesar Rp2,3 miliar. Bansos tersebut sudah disiap dalam program Mantra Tubaba. Kedua, kegiatan penciptaan lapangan kerja sebesar Rp2,6 miliar. Kegiatan ini dialokasikan untuk kegiatan Tubaba Cerdas dan Guru Penggerak. Kemudian terakhir adalah bantuan beasiswa sebesar Rp1 miliar. Kegiatan ini dihibahkan untuk kegiatan pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Tubaba.

"Tiga kegiatan ini sudah kami laporkan ke pemerintah pusat sebagai langkah menangkal inflasi BBM. Selain kegiatan utama ini kita juga memyiapkan kegiatan pendamping meningkatkan ekonomi kerakyatan lainnya," kata dia.

Zaidirina menjelaskan tersedianya anggaran tersebut merupakan hasil refocusing anggaran APBD Perubahan 2022. "Kenaikan BBM ini memang banyak dampak yang dirasakan masyarakat. Makanya, kita akan selalu mendorong beberapa kegiatan OPD untuk mengatasi inflasi BBM ini," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar