#pilkada2024#pemilu2024

Anggaran Pilkada Bisa Dicicil di Setiap Tahun APBD

( kata)
Anggaran Pilkada Bisa Dicicil di Setiap Tahun APBD
Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pilkada 2024 se-Lampung diusulkan akan menggunakan anggaran mencapai Rp1,41 triliun. Anggaran tersebut dipergunakan untuk Pilgub Lampung dan Pilwakot/Pilbup di 15 Kabupaten/Kota.

Rinciannya, Usulan KPU Lampung Rp681 miliar, KPU Kota Bandar Lampung Rp53 miliar, KPU Metro Rp19 miliar, KPU Lampung Selatan Rp62 miliar, Lampung Tengah Rp85 miliar, Lampung Utara Rp64 miliar, Lampung Barat Rp30 Miliar, Lampung Timur Rp73 Miliar, Tanggamur R67 Miliar, Way Kanan Rp44 miliar, Pesawaran Rp49 Miliar, Pringsewu Rp33 Miliar, Mesuji Rp35 miliar, Tulangbawang Rp54 miliar, Tulangbawang Barat Rp28 miliar, dan Pesisir Barat Rp30 miliar. 

Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, mengatakan tahapan Pilkada mulai berlangsung September 2023 dan sejak Juni 2022 disampaikan ke Pemda.

"Agar pemda bisa mempersiapkan anggaran," ujar Erwan, 10 Juni 2022

Untuk mempersiapkannya, Pemda bisa menyimpan anggaran di APBD di tiap tahun agar tidak memberatkan. Hal itu diatur dalam Pasal 24 Permendagri Nomor 54 Tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubenur, Bupati dan Walikota yang bersumber dari APBD.

"APBD penyelenggaraan Pilgub bisa disaving, misal di APBD perubahan 2022, APBD Murni 2023 dan seterusnya, jadi bisa dua tahun anggaran," papar Erwan.

Dalam Permendagri tersebut juga disebutkan Pemda wajib mentransfer anggaran Kebutuhan KPU secara keseluruhan ataupun bertahap. Jika bertahap, maka 14 hari setelah naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), maka alokasi anggaran yang diserahkan ke KPU minimal 40%.

"Tahap ke dua paling lambat lima bulan sebelum hari H 60%," katanya.

 

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar