danadesa,

Anggaran Dana Desa 2021 di Lamsel Nyaris Rp300 Miliar

( kata)
Anggaran Dana Desa 2021 di Lamsel Nyaris Rp300 Miliar
Ilustrasi penyaluran dana desa - - Foto: Medcom


Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyebut total anggaran Dana Desa (DD) tahun 2021 mencapai Rp262.758.029.000 untuk 256 desa.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa/Kelurahan DPMD Lamsel M.Iqbal Fuad mengatakan pola pencairan DD 2021 masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni tahap pertama 40%, tahap kedua 40% dan tahap ketiga 30%. 

"Tapi, hingga kini belum ada desa yang mengajukan untuk pencairan DD tahap pertama DD tahun 2021. Karena, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) -nya baru kemarin keluar," kata Iqbal, Selasa, 5 Januari 2021.

Iqbal melanjutkan, saat ini sudah ada beberapa desa yang telah mengumpulkan laporan DD 2020 akhir.

"Kemungkinan, mereka (pihak desa) masih menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes)," jelas dia.

Pada 2021, penggunaan DD masih akan diprioritaskan untuk pemulihan klaster ekonomi. Bahkan, DD tersebut masih diprogramkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Hal ini berdasarkan PMK Nomor : 222/PMK.07/2020 tentang pengelolaan Dana Desa, yang terbit 28 Desember 2020.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lampung Selatan Rohadian mengatakan BLT akan disalurkan terhitung sejak Januari-Desember atau satu tahun penuh. 

"Masih berlanjut. Tapi nilainya Rp300.000/bulan," jelas Rohadian.

Untuk itu, Rohadian pun memerintahkan pemerintah desa untuk melakukan pemutakhiran data KPM agar data penerima tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya.

"Kemungkinan masih menggunakan data BLT DD yang kemarin. Tapi kami minta dilakukan pemutahiran atau verifikasi kembali agar mereka yang menerima benar-benar mereka yang berhak bukan atas kepentingan," tegasnya.

Ia pun kembali menegaskan agar tidak ada pihak-pihak yang berani memotong atau meminta paska BLT DD cair atau diterima oleh KPM.

"Pokoknya jangan minta-minta berapa pun itu. Kami minta peran kepala desa untuk ikut mengawasi ini dan tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan hal itu," kata dia.

Pihaknya pun berharap agar pencairan DD tahap pertama ini berlangsung pada akhir Febuari 2021. 

"Untuk tahun ini polanya sama seperti tahun 2020 yakni 40-40-20. Mudah-mudah untuk tahap pertama ini dapat cair akhir Febuari 2021. Sehingga, BLT DD untuk Januari dan Febuari sudah dapat dicairkan," tegasnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar