#beritalampung#beritalampungterkini#pembunuhan#anakbunuhibukandung3anakdurhaka

Anak Tega Bunuh Ibu Kandung Diduga Tidak Dikasih Uang buat Beli Rokok

( kata)
Anak Tega Bunuh Ibu Kandung Diduga Tidak Dikasih Uang buat Beli Rokok
Petugas Sat Reskrim Polres Lampung Utara tengah mengidentifiasi Mayabah (70) yang menjadi korban pembunuhan oleh anak kandungnya, di Dusun Talang Seruai, Tanjungiman, Blambanganpagar, Lampung Utara, Minggu 9 Oktober 2022. Dok


Kotabumi (Lampost.co) -- Seorang anak warga Dusun Talang Seruai, Tanjungiman, Blambanganpagar, Lampung Utara, tega menghabisi nyawa ibu kandung dengan membacok leher hingga tewas seketika di dalam rumahnya, Minggu, 9 Oktober 2022, pukul 06.00. Kasus tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian setempat.

Dugaan sementara pelaku marah kepada ibunya karena minta uang untuk beli rokok tidak diberi. Korban Mayabah (70) telentang tak berdaya menderita luka bacok di leher hingga nyaris putus.

Baca juga: Tiga Peluru Polisi Akhiri Sepak Terjang Gembong Curanmor 

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Eko Rendi Oktama mewakili Kapolres AKBP Kurniawan Ismail membenarkan adanya pembunuhan yang dilakukan anak berinisial SN alias Udin (30) terhadap ibu kandungnya.

"Pelaku yang anak kandung korban telah ditangkap usai melakukan pembunuhan terhadap ibunya tersebut," ujarnya.

Kasat juga menjelaskan pelaku ditangkap saat berusaha kabur ke Kecamatan Abungsemuli untuk bersembunyi di kebun karet milik warga. Petugas juga menyita barang bukti sebilah golok yang diduga untuk membunuh korban.

"Saat ini petugas masih memproses penyidikan dan belum dapat mengetahui pasti motif kejadian tersebut. Kami masih terus mendalami kasus pembunuhan tersebut," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara para saksi dan pelaku diketahui aksi nekat menghabiskan nyawa ibu kandung karena marah tidak diberi uang ibunya untuk membeli rokok.

Sementara itu, berdasar keterangan warga peristiwa itu terjadi awalnya saat saksi Supardi datang ke rumah korban untuk mengajak pelaku menanam padi. Namun, saat pelaku dipanggil tidak menyahut, saksi langsung masuk rumah lewat pintu belakang.

Alangkah terkejutnya saksi saat melihat Mayabah, ibu pelaku, terbaring bersimbah darah dengan luka bacok di leher. Atas kejadian itu, Supardi langsung memanggil tetangga dan melaporkan kejadian itu.

“Atas kejadian itu, hingga saat ini kami masih terus melakukan proses penyidikan dan pengembangan atas kasus pembunuhan yang dilakukan anak kandungnya sendiri,” ujar Eko.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar