#pameranlukisan#smsr#beritalampung#humaniora

Alumni SMSR akan Helat Pameran Lukisan

( kata)
Alumni SMSR akan Helat Pameran Lukisan
Salah satu karya lukisan Alu,ni SMSR yang akan dipamerkan. (Foto:Dok.SMSR)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Alumni Sekolah Seni Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta akan menghelat pameran lukisan yang bertajuk Spirit Of Art Perupa Berbicara di gedung pameran Taman Budaya Lampung, pada Sabtu, 15 Desember 2018.

Sebanyak 32 karya lukis dan 1 karya instalasi diantaranya karya Bunga Ilalang (Kota Metro), Nurbaito (Tanggamus) dan karya koleksi Torro Gallery seperti karya-karya Suhut, Budi Ubruk, Cubung WP, Tato Kastareja.

Kurator pameran, David mengungkapkan masing-masing pelukis menunjukkan kekuatan teknik dan identitas karyanya dengan pesan tematik yang berbeda-beda. Bunga Ilalang misalnya. 

Ia bercerita tentang feminisme budaya saat ini dengan kekuatan garis-garis yang menimbulkan dekoratif berbentuk realisme. Sementara karya-karya Nurbaito, kata David, kuat dengan konsep tematik yang membuka ruang apresiasi untuk melihat perubahan di kota-kota besar dengan tidak mengubah budaya masa lalu. Karya-karya itu berupaya mencari keadilan dengan kerja keras dan demi mempertahankan hidup di zaman sekarang. 

"Koleksi Torro Galleri menyuguhkan kertas koran jadi pilihan simbol karya-karya Budi Ubruk dengan identitas dan teknik yang sangat kuat. Cubung WP menyuguhkan garapan teknik impresionisme mewarnai ruang apresiasi. Suhut meninggalkan karya dengan obyek pewayangan dan karya surealismenya," kata David dalam keterangan tertulis yang diterima Lampost.co, Senin (3/12/2018).
 
Menurutnya, masih banyak karya lukis dan instalasi yang akan ditampilkan dalam pameran kali ini. David menyatakan semua karya tersebut merupakan proses perjalanan kreatif para seniman dengan teknik dan tampilan yang berbeda-beda. 

Tujuan pameran kali ini bukan sekadar berjualan. Seorang pelukis, kata David, harus bisa mengungkapkan kegelisahan yang terjadi di sekitarnya melalui karya-karya yang dibuat. 
"Ya mesti mengeksplorasi kejadian yang terjadi di negeri ini melalui media gambar dan mempresentasikan dalam bentuk karya seni,”  jelasnya.

Wandy Barboy



Berita Terkait



Komentar