#lampung#lambar#danakelurahan

Alokasi Dana Kelurahan untuk 5 Kelurahan di Lambar Rp3,5 Miliar

( kata)
Alokasi Dana Kelurahan untuk 5 Kelurahan di Lambar Rp3,5 Miliar
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Liwa (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengalokasikan dana kelurahan Rp3,5 miliar pada tahun anggaran 2020 untuk lima kelurahan. Jumlah itu turun dibandingkan tahun 2019 yang mencapai Rp4,3 miliar.

Kepala Bappeda Lambar Okmal, mengatakan alokasi Rp3,5 miliar itu berasal dari APBD dan APBN. “Tahun ini dana yang dikucurkan untuk pembangunan dan pemberdayaan 5 kelurahan secara keseluruhan mencapai Rp4,3 miliar,” katanya, Minggu, 1 Desember 2019.

Kemudian pada tahun 2020 pemkab berencana akan mengucurkan dana untuk 5 kelurahan itu Rp3,5 miliar yang bersumber dari APBN Rp1,8 miliar dan APBD Rp1,7 miliar.

Total dana Rp3,5 miliar itu rinciannya diperuntukan Kelurahan Tugusari (Sumberjaya) Rp687 juta lebih, Kelurahan Fajarbulan (Waytenong) Rp716 juta, dan Kelurahan Sekincau (Sekincau) dialokasikan Rp716 juta.

Kemudian untuk 2 kelurahan lainnya, yaitu Kelurahan Pasarliwa dan Kelurahan Way Mengaku (Balikbukit) Rp1,442 miliar. 

“Jumlah dana kelurahan yang akan diterima masing-masing kelurahan bervariasi. Hal itu dikarenakan penetapan besaran dana yang diberikan kepada setiap kelurahan bergantung dengan kriteria,” katanya.

Sementara itu, program dana kelurahan pada tahun pertama di 2019 sebesar Rp4,3 miliar kepada 5 kelurahan bersumber dari APBD Rp2,545 miliar dan dari DAU tambahan Rp1,850 miliar.

Dana Rp4,3 miliar tahun 2019 itu rinciannya, yakni Kelurahan Pasarliwa Rp863,3 juta, dan Kelurahan Way Mengaku Rp906,5 juta. Kemudian Kelurahan Sekincau Rp884,9 juta, Kelurahan Fajarbulan Rp877,7 juta, dan Kelurahan Tugusari  Rp863,3 juta.

“Adanya program dana kelurahan itu diharapkan kondisi kelurahan, baik dari sisi ekonomi maupun pembangunanya ke depan semakin maju sesuai dengan tujuan dan sasaranya. Alokasi dana kelurahan sesuai ketentuannya, antara lain diperuntukan pelaksanaan pembangunan bidang transportasi, seperti jalan lingkungan permukiman, sarana bidang kesehatan, dan lainnya,” katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar