#alay#korupsi#apbdlampungtimur

Alay Dijadwalkan Tiba di Lampung Malam ini Pukul 19.00

( kata)
Alay Dijadwalkan Tiba di Lampung Malam ini Pukul 19.00
Alay Ditangkap saat makan bersama keluarga. (Foto:Dok.KPK)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Buronan kelas kakap, Sugiarto Wiharjo alias Alay, telah diterbangkan dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Kamis (7/2/2019), sekitar pukul 14.00 WITA.  Buronan yang paling dicari tersebut diterbangkan dari Bandara Ngurah Rai menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan didampingi empat petugas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.  
 
Salah satu petugas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali membenarkan informasi tersebut. Bahkan, katanya, saat ini terpidana daftar pencarian orang (DPO) dari Lampung itu telah terbang menuju Lampung.  
 
Alay, lanjutnya, bersama tim Kejati Lampung sudah terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Dia menambahkan, kemungkinan tim bersama Alay tiba di Lampung sekitar pukul 19.00 WIB. Sampai saat ini Alay masih dalam pengawalan ketat petugas kejaksaan. 
 
Kemungkinan rombongan tiba di Lampung Kamis malam, tapi kalau ada waktu, juga informasinya akan mampir dulu ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. 
 
Mereka dari Bali dikawal ketat oleh kejaksaan, kata dia menerangkan. Sugiarto Wiharjo alias Alay ditangkap oleh Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali bersama petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sebuah hotel di kawasan Tanjung Benoa. Alay ditangkap saat sedang makan malam bersama keluarganya. 
 
Sugiarto Wiharjo alias Alay merupakan pemilik Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tripanca. Alay terjerat penipuan uang nasabah bernilai triliunan rupiah. Salah satu yang ditipunya adalah uang milik nasabah Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang merupakan dana APBD Lampung Timur senilai Rp108 miliar.  
 
Selain Alay, Kejati Lampung dan jajaran juga masih terus memburu buronan terpidana korupsi di Lampung lainnya, yaitu Satono, mantan Bupati Lampung Timur yang telah divonis bersalah dalam kasus korupsi APBD daerahnya. Sementara tiu, Satono beberapa tahun ini masih buron dan belum menjalani hukumannya. 

 

Antara

Berita Terkait

Komentar