hukumkorupsi

Alasan Sakit, Sidang Korupsi Kadis Kesehatan Lampura Ditunda

( kata)
Alasan Sakit, Sidang Korupsi Kadis Kesehatan Lampura Ditunda
Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara atas nama terdakwa dr Maya Metissa tidak hadir dalam sidang kasus korupsi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) 26 Puskesmas di Kabupaten setempat.  Senin 19 Oktober 2020.

Hakim Ketua Siti Insirah, yang memeriksa perkara ini di persidangan mengatakan pemeriksaan akan dilanjutkan setelah terdakwa pulih dari sakitnya. 

" Agenda sidang belum bisa dilanjutkan, Karena kini terdakwa Maya Metissa masih dibantarkan," kata Hakim Siti Insirah, di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang. 

Majelis hakim akan memberi waktu agar terdawak memulihkan kesehatannya terlebih dahulu. "Sidang kita gelar setelah terdakwa sembuh," kata dia.

" Yang bersangkutan kan masih dirumah sakit. Jadi kan benar-benar sakit, nah jadi tak mungkin bisa dipaksa untuk dilakukan pemeriksaan," katanya.

Pihaknya lanjut hakim, akan menunggu kabar dari jaksa, " bisa kita gelar kembali apa bila terdawak benar-benar sembuh, kita buka lagi sidang setelah adanya kepastian," kata hakim ketua Siti.

Jaksa Penuntut Umum Hardiansyah mengatakan, majelis hakim tak mengizinkan persidangan apabila terdakwa masih sakit. " Dari keterangan bahwa terdakwa sedang dirawat di RSUDAM. Karena akan dilakukan endoskopi. Itu berdasarkan hasil lab dan surat rujukan," kata dia.

Disinggung apakah tidak takut terdawak akan melarikan diri, jaksa mengatakan untuk saat ini terdakwa masih koperatif. " Ada tim yang mengawal 24 jam," kata dia.

Disisi lain penasehat hukum Jhonny Anwar mengatakan, kliennya Maya Metissa mengalami gangguan pencernaan tipes parah saat ini. "hasil diagnosa itu ternyata dia mengalami BAB-nya bercampur dengan darah hitam," katanya.

Selain itu hemoglobin terus menurun dan Sakitnya tidak main-main. " Ya kita sama-sama berdoa, kondisi sampai saat ini masih lemas, harus ada tindakan," katanya.

Hingga kini kata dia, kliennya itu masih dirawat sangat intensif di RSUDAM untuk menjenguk saja dibatasi. Tetapi tetap ada prosedur penjagaan dan ada juga suaminya," kata dia.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar