#Sembako#BPNT

Alasan Pemberian Sembako Susu Kaleng di Baliagung Terungkap

( kata)
Alasan Pemberian Sembako Susu Kaleng di Baliagung Terungkap
Ilustrasi Medcom.id


Kalianda (Lampost.co) -- Polemik penyaluran bantuan sembako atau sering disebut Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan temui titik terang. Pemberian susu kaleng dalam penyaluran sembako atas dasar permintaan keluarga penerima manfaat (KPM).

Komisaris BUMDes Agungjaya Desa Baliagung, Made Suwisnu Ngabdi mengungkapkan hal itu saat ditemui di kediamannya, Minggu 8 Agustus 2021. Selain itu, penyaluran susu kaleng kepada KPM itu karena pihak penyuplai kesulitan mencari komoditi kacang hijau.

"Kami mengakui sebagai penyuplai salah menyalurkan susu kaleng. Tapi, semua ini karena kondisi mendesak harus disalurkan secepatnya. Sedangkan, kacang hijau sulit dicari dan KPM sendiri meminta susu kaleng sebagai penggantinya. Tapi, kami pastikan periode selanjutnya akan kami perbaiki," kata dia.

Dia mengaku dalam penyaluran program sembako untuk periode Agustus dan September telah disalurkan lebih awal dengan komoditas beras 14 kg, telur 10 butir, buah pir 2 atau 3 butir dan kacang hijau ½ kg.

"Polemik ini kan untuk periode Juli karena baru bisa dicairkan sekitar satu pekan lalu. Stok kami kacang hijau tinggal sedikit dan tidak mencukupi sesuai jumlah KPM sebanyak 307 KPM," kata Kepala Desa Baliagung itu.

Ketua BUMDes Agungjaya, Ngakan Ketut Puja mengatakan pihaknya hanya sebatas penyuplai barang komoditi dalam program sembako. Sedangkan, penyalurannya dilakukan oleh Kube Artaloka yang merupakan Unit Usaha dari BUMDes Agungjaya.

 

"Sebelumnya, kami bersama Pak Komisaris sudah berkoordinasi dengan Dinas PMD Lamsel, bahwa Kube boleh menyalurkan program sembako. Kalau BUMDes memang tidak boleh sebagai penyalur. BUMDes hanya sebagai penyedia atau penyuplai komoditi," kata dia.

Dia juga memastikan Kube Artaloka ataupun BUMDes Agung Jaya tidak pernah menahan kartu KKS program sembako milik KPM. "Kami hanya sebatas menggesek kartu KKS ketika hendak pencairan. Setelah itu, kartu KKS program sembako kami kembalikan ke KPM," kata dia.

Sebelumnya, BUMDes Agungjaya Desa Baliagung diduga menyalahi aturan dalam penyaluran program sembako periode Juli 2021. KPM desa setempat menerima susu kaleng dalam penyaluran program sembako.

Penyaluran bantuan dari Kemensos RI itu tidak sesuai dengan pedoman umum penyaluran program sembako. Adapun yang diperbolehkan disalurkan berupa bahan pangan seperti sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, vitamin dan mineral.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar