Gurupendidikan

Aku Pintar Bentuk Komunitas Guru Indonesia

( kata)
Aku Pintar Bentuk Komunitas Guru Indonesia
Pelatihan menulis virtual pada Kelas Penulisan Kreatif pada program Kelas Guru Pintar. Kegiatan Kelas Guru Pintar berlangsung dari 1 hingga 20 November 2020 dan diikuti oleh 62 Guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Pintar. Dok Aku Pintar


Jakarta (Lampost.co) -- Masa pandemi dan perkembangan teknologi, membuat semua pihak dituntut berinovasi dan meningkatkan kemampuan dalam pekerjaan. Salah satunya guru yang harus bisa berinovasi dan memberikan pengajaran menarik bagi siswa. 

Wujud inisiatif itu ditunjukkan Aku Pintar dengan membentuk komunitas guru pintar. Kelompok itu menjadi wadah pengembangan guru dengan menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi. Apalagi, lewat komunitas ini Aku Pintar menghadirkan berbagai program yang spesifik memenuhi kebutuhan guru sesuai tuntutan jaman.

CEO dan Co-Founder Aku Pintar, Lutvianto Pebri Handoko, menjelaskan program bagi Komunitas Guru Pintar diadakan sejak Juli 2020. Diawali dengan pelatihan daring bagi guru bimbingan konseling (BK) se Indonesia bekerja sama dengan Rumah Guru BK (RGBK). 

Kegiatan dilanjutkan dengan Webinar Series bertajuk Strategi Mengenali dan Memahami Karakter Siswa melalui Aplikasi Aku Pintar Guru dan Tantangan Guru dalam Era Revolusi Industri 4.0 pada September dan Oktober 2020.

“Kami menyadari peran guru sangat penting bagi perkembangan siswa yang menentukan masa depan bangsa. Guru perlu difasilitasi secara konsisten agar bisa mengembangkan kapasitas diri, potensinya, dan kompetensi baik pengetahuan maupun keterampilan. Hal ini akan menunjang kemampuan dalam proses belajar. Begitu pula guru BK dalam memberikan bimbingan dan konseling," kata Lutvianto, dalam keterangan tertulis, Kamis (24/12).

Disamping itu, ada pula Kelas Guru Pintar bagi Komunitas Guru Pintar. Kegiatan itu berupa pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kompetensi dan pengembangan keahlian yang menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) atau layanan BK. 

Kegiatan yang berlangsung selama 1--20 November 2020 itu, diawali pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pada pelatihan, guru dilatih menulis dan mengedit video. Untuk mengikutinya, peserta wajib mengikuti seleksi. Dari 250 guru akhirnya tersaring 62 peserta.

Pada kelas penulisan kreatif pada 1--15 November 2020, Aku Pintar menghadirkan Wardah Fajri yang berpengalaman lebih dari 10 tahun di dunia penulisan kreatif, konten digital, dan jurnalisme. Pelatihan itu agar guru mampu membuat tulisan menarik pembaca. Dalam KBM pun, teknik penulisan dapat digunakan guru untuk menyampaikan materi yang mudah dipahami siswa.

Kemudian kelas video editing pada 1--20 November 2020 yang melibatkan sinematografi dan pendidikan yaitu Andri Sofyansyah, sutradara film sekaligus editor film serta Sudirman Hafiz, guru dan kreator konten. Dalam pelatihan, guru mempelajari ilmu sinematografi dan teknik editing dan membuat video yang menarik ditonton. Dengan begitu harapannya dapat diterapkan dalam KBM yang kreatif dan inovatif.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar