#pelabuhanbakauheni#beritalampung#penyeberangan#laranganmudik

Aktivitas Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Lengang pada H-5 Lebaran

( kata)
Aktivitas Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Lengang pada H-5 Lebaran
Memasuki H-6 Lebaran 1441 Hijriah, Selasa, 19 Mei 2020, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni sepi. Aan Kridolaksono

Kalianda (Lampost.co): Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, pada lima hari (H-5) jelang Lebaran, lengang. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, aktivitas penyeberangan di pelabuhan tersebut sudah padat.
 
Pantauan di lokasi, Selasa, 19 Mei 2020, aktivitas di loket pembelian tiket PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sepi dari aktivitas calon penumpang yang ingin menyeberang ke Merak. Walau tak sepadat seperti tahun lalu, namun masih terlihat ratusan penumpang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak. Begitupun sebaliknya, kedatangan penumpang dari Merak ke Bakauheni juga nampak lengang. 

Sementara hamparan lokasi parkir disetiap dermaga juga nampak lengang. Hanya beberapa kendaraan truk yang berjalan pelan saat akan naik kapal yang sandar di dermaga II Pelabuhan Bakauheni.

"Kami akan seberangkan penumpang pejalan kaki kalau sudah lolos dan membawa syarat-syarat berlaku sesuai aturan gugus tugas," kata Humas PT ASDP cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap kepada Lampost.co, Selasa, 19 Maret 2020.

Sejak pemerintah keluarkan larangan mudik, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tidak lagi melayani penyeberangan penumpang jalan kaki, sepeda motor, dan kendaraan roda empat penumpang. PT ASDP hanya melayani penyeberangan kendaraan angkutan barang logistik sejak 28 April 2020. 

Bahkan sampai saat ini loket penjualan tiket untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan golongan II, III, dan IV penumpang masih dinonaktifkan untuk sementara waktu.

"ASDP berkomitmen untuk tetap menjaga pasokan kebutuhan pokok di daerah. Sehingga saat pandemi Covid-19, ASDP hanya melayani angkutan logistik saja," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Imelda Alini, Selasa, 19 Mei 2020.

Sementara itu, selama pemerintah keluarkan larangan mudik untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, hingga H-5 Lebaran, PT ASDP mencatat angkutan logistik dari Sumatera ke Jawa melalui lintasan Bakauheni-Merak mengalami kenaikan rata-rata sekitar 61 persen dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama.

"Walau melayani penyeberangan di sektor logistik, saat ini kami memastikan penerapan protokol kesehatan di pelabuhan dan diatas kapal diberlakukan secara ketat sampai mewajibkan penggunaan masker bagi pengendara maupun petugas saat berada di pelabuhan maupun di atas kapal," ujarnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar