ingatpesanibupakaimaskercucitanganjagajarak

Aktivitas Libur Panjang di Metro Diawasi Ketat

( kata)
Aktivitas Libur Panjang di Metro Diawasi Ketat
Kapolres Metro AKBP Retno Priharwati Bersama Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co): Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Metro akan meningkatkan pengawasan protokol kesehatan (prokes) saat libur panjang akhir Oktober 2020. Pengawasan ketat terutama di lokasi pariwisata di Kota Metro. 

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Metro yang hingga saat ini terus meningkat mencapai 64 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19. 

Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati yang juga Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan, menjelang libur panjang di akhir Oktober ini pihaknya akan memperketat lagi protokol kesehatan. Terutama di bidang pariwisata.

"Mengenai libur panjang pada bulan Oktober sampai November ini pengawasan protokol kesehatan akan diperketat. Ini terutama di berbagai tempat wisata di Kota Metro," kata Retno dalam rapat koordinasi antisipasi penyebaran Covid-19 di aula OR Setda Pemkot Metro, Senin, 26 Oktober 2020.

Dia menambahkan, pengawasan protokol kesehatan tersebut dilakukan denga  pengecekan suhu dan pemakaian masker di lokasi pariwisata. Karenanya di setiap lokasi pariwisata akan di tempatkan petugas keamanan dari Polri, TNI dan Satpol PP. "Setiap tempat wisata nantinya akan dikontrol dan diawasi oleh Polri, TNI dan Satpol PP,” tambahnya.

Dia juga meminta agar Disporapar dan Dinas Perdagangan agar memperketat izin operasional dan usaha tempat hiburan, rumah makan maupun restoran. 

"Seperti pada kategori rumah makan, tempat hiburan, kafe dan tempat makan kaki lima. Ini terutama mengenai izin usaha bagi penjual atau pedagang dan jam penutupan toko," ujarnya. 

Senada disampaikan Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto. Ia menambahkan, selama libur 5 hari kedepan pihaknya akan bekerja sama untuk melakukan pengawasan mengenai prokes. 

"Kita akan harus bekerja sama dalam melaksanakan tugas terkait disiplin patuh protokol kesehatan. Harapannya nantinya tidak ada lagi klaster baru Covid-19," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar