pilkadalamtengmusa

Aksi Politik Uang Diakui Pimdes Golkar Gaya Baru IV

( kata)
Aksi Politik Uang Diakui Pimdes Golkar Gaya Baru IV
Sidang dugaan pelanggaran administrasi terstruktur sistematis dan masif (TSM) dipimpin majelis hakim, Iskardo P Pangar, di hotel Bukit Randu, Selasa, 22 Desember 2020. Lampost.co/Salda Andala


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sidang dugaan pelanggaran administrasi terstruktur sistematis dan masif (TSM) kembali dilanjutkan dengan dipimpin majelis hakim, Iskardo P Pangar, di hotel Bukit Randu, Selasa, 22 Desember 2020. Sidang tersebut menghadirkan saksi pelapor, Hairul.

Saksi Hairul menjelaskan dirinya mendapatkan informasi adanya politik uang dari warga Gaya Baru Empat. Untuk itu dirinya pun mendatangi lokasi tersebut.

"Begitu saya tahu langsung bergerak ke lokasi dan bertanya ke salah satu warga dan dia mengaku dirinya membagikan uang untuk pemenangan pasangan Musa-Dito," ujarnya.

Kemudian, dirinya melaporkan ke Panwascam. Namun, panwascam meminta alat bukti uang yang dibagikan dan menghadirkan Jimo sebagai pendistribusi uang ke warga agar dimintai keterangan.

"Saya tidak hadir di panggil Panawascam setempat karena selalu minta bukti uang yang dibagikan. Saya tidak bisa memberikan karena uangnya sudah di bagikan dan dibelanjakan,"ujarnya di muka majelis persidangan.

Dirinya menjelaskan tidak melihat secara langsung pembagian uang. Namun dia mempunyai bukti rekaman video atas pengakuan Jimo yang merupakan pimpinan desa Partai Golkar.

"Saya tidak melihat langsung tapi saya merekam vidio atas pengakuan mbah Jimo karena saya kesana sudah selesai sehingga izin untuk memvideokan pengakuannya," katanya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar