#perlintasansebidang

Akses Perlintasan Sebidang Dibuka, Warga Dua Kelurahan Gelar Syukuran

( kata)
Akses Perlintasan Sebidang Dibuka, Warga Dua Kelurahan Gelar Syukuran
Kondisi terkini pada jalur lintas yang berada di jalur perlintasan kereta api yang menghubungkan, dua Kelurahan yaitu Jagabaya II dan Surabaya, Minggu (13/10). Lampost.co/ Deta Citrawan/


Bandar Lampung (Lampost.co): Warga Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton dan Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, menggelar acara syukuran usai  dibukanya kembali jalur pintas di perlintasan sebidang yang menghubungkan kedua Kelurahan tersebut. Acara ruwahan yang digelar atas inisiatif dan keinginan bersama warga dua kelurahan tersebut.

"Itu kita sampai ruwahan malam jumat kemarin, kumpul warga sedekahan kita nyiapin nasi kuning, bagi-bagi berkat juga. Itu atas keinginan masyarakat tidak ada paksaan atau lainnya," ujar Teddy warga Kelurahan Jagabaya II, Minggu, 13 Oktober 2019

Menurutnya, kegiatan ruwahan yang digelar bersama oleh masyarakat itu sebagai ungkapan terimakasih dan rasa syukur, telah dibukanya kembali jalur pintas yang menjadi akses bagi warga didua kelurahan. 

"Kita warga disini juga berterima kasih kepada seluruh pihak,  baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Dishub, PT. KAI, Kepolisian, Bhabinkamtibmas, ya seluruhnya yang telah berupaya sampai jalan itu bisa dibuka kembali," ungkapnya. 

Pasca dibuka tanpa ada palang pada perlintasan kereta api,  baik warga maupun pengendara yang melintas mulai tertib melintas. Ditambah dengan adanya arahan tanda jalur agar siapa saja melintas dapat tertib. 

"Ya itu ada banner arahan supaya lewat jalur kiri biar tertib. Yang dari kiri lewat jalur kiri,  dari kanan gtu juga sebaliknya. Biar enggak semrawut kayak dulu, karena bahaya kecelakaan," kata dia.

Warga setempat juag berencana akan iuran dana untuk membuat sebuah lampu penerangan di dekat jalur perlintasan kereta api. "Itu untuk nerangin jalan sama rel, biar lebih aman lagi kalau malam," lanjutnya. 

Pihaknya dan warga setempat berharap kedepan jalur pintas itu dapat lebih aman dan nyaman lagi.  Selain sebagai akses satu-satunya rute perlintasan, jalur itu juga sebagai jembatan bagi sebagian besar masyarakat sekitar terutama pedagang. 

"Harapannya nggak ditutup lagi,  lebih aman, karena itu juga jalan akses untuk kebutuhan masyarakat banyak. Bukan cuma Jagabaya dan Surabaya tapi dari mana saja," pungkasnya.

Deta Citrawan







Berita Terkait



Komentar