#haji

Akses Masuk Makkah Diperketat Jelang Puncak Haji

( kata)
Akses Masuk Makkah Diperketat Jelang Puncak Haji
Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Mukhammad Khanif (kanan) bersama Dubes Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, saat meninjau persiapan Armuzna di Arafah, Makkah, Minggu, 26 Juni 2022. Lampost.co/Sobih AW Adnan


Makkah (Lampost.co) -- Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memperketat akses masuk Kota Makkah jelang rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Mukhammad Khanif, menjelaskan pengetatan tersebut dilakukan di semua titik check point di sekitar Makkah. 

"Pergerakan dari Madinah dan Jeddah diperiksa," kata dia, di Makkah, Minggu 26 Juni 2022.

Semua pengendara yang hendak masuk diperiksa tujuan dan kepentingannya di Kota Makkah. Untuk itu, dia mengimbau agar jemaah calon haji (JCH) asal Indonesia yang berada di kawasan Makkah tidak melakukan perjalanan jauh ke wilayah lain.

"Karena dimungkinkan akan ada pengecekan terkait izin perjalanan. Jangan sampai ketika tidak ada izin untuk melakukan perjalanan, jemaah haji akhirnya mengalami kesulitan," imbaunya.

Khanif menyebut, beberapa waktu lalu terdapat satu rombongan JCH yang mengambil miqat (titik mula) umrah yang jauh dari Kota Makkah. Mereka pun akhirnya tertahan dan harus dijemput petugas maktab Indonesia.

"Ini memerlukan waktu dan tentu saja akan mengurangi kenyamanan jemaah," katanya.

Pengetatan akses masuk Makkah jelang Armuzna hal yang rutin dilakukan otoritas setempat. Namun, tahun ini pemeriksaan yang dilakukan cenderung lebih ketat.

"Tahun ini lebih ketat lagi sampai menghadapi puncak haji nanti," pungkasnya.

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar