#sengketaJalan#Bumiwaras#beritalampung

Akses Jalan Ditutup, Ratusan Warga Kecamatan Bumiwaras Datangi Rumah Jobi Tossy

( kata)
Akses Jalan Ditutup, Ratusan Warga Kecamatan Bumiwaras Datangi Rumah Jobi Tossy
Warga Kecamatan Bumiwaras, Bandar Lampung, datangi lokasi akses jalan yang ditutup Joni Tossy, Jumat (10/11/2017) malam. (Foto:Lampost/Asrul SM)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ratusan warga yang tinggal di RT 016 dan 040 Kelurahan Sukaraja, Kecamtan Bumiwaras, Bandar Lampung mendatangi salah satu lokasi yang terletak di kelurahan tersebut, Jumat (10/11/2017) petang.

Pemantauan Lampost.co, di lokasi persis di depan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumiwaras, ratusan warga berdiri dan menunggu di depan akses jalan yang ditutup.  Pasalnya akses jalan para warga RT tersebut dan masyarakat umum yang sering melintas, diduga ditutup secara sepihak oleh seseorang bernama Joni Tossy pemilik lahan.
Selain itu terlihat beberapa personel Polresta Bandar Lampung dan Polsek Telukbetung Selatan.
Salah satu warga, Yuni Astuti (45) yang merupakan istri dari ketua RT 016 Misjaya, mengatakan akses jalan tersebut ditutup oleh Joni Tossy, sekitar pukul 17.00 WIB, sehingga warga tak bisa melintas.
"Total di RT saya ada 64 kepala Keluarga, dan di RT 040 110 keluarga, ini juga akses jalan warga, kok ditutup," ujarnya kepada Lampost.co, Jumat (10/11/2017).
Ia menceritakan, sejak zaman dahulu memang lokasi jalan selebar 5 meter persis di depan rumah Jony merupakan akses jalan, kemudian beberapa tahun lalu ditutup sepihak oleh Jonny. Lalu, sekitar 10 meter dari lokasi, seseorang bernama Ronal Wijaya membiarkan warga untuk melintasi lahannya selama beberapa tahun, tetapi pada Agustus lalu lahan tersebut rencana akan digunakan olehnya.
"Kalau ditutup, bagimana akses kami mau melintas," ujarnya.

Sementara kuasa hukum para warga, David Sihombing, menuding terkait sengketa tersebut sebenarnya sudah ada perjanjian antara Jony dan warga, yang dilaksanakann pada hearing bersama Komisi I DPRD Bandar Lampung September lalu. Dari hasil pertemuan tersebut, Jony tidak diperkenankan menutup akses jalan tersebut, sebelum ada putusan resmi dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Bandar Lampung.
"Warga bersikukuh harus dibuka hari ini juga, ini si Joni sudah kami hubungi, tapi belum ada," katanya.

Hingga pukul 20.27 WIB, warga masih ramai dilokasi tersebut, dan terlihat Kapolsek Teluk Betung Selatan Komisaris Listiyono Dwi Nugroho masih berdiskusi dengan warga sekitar.

Asrul Septian Malik







Berita Terkait



Komentar