#Penertiban#Reklame#BandarLampung

Akibat Pemotongan. Beberapa Reklame Telah Diurus dan Lunasi Pajak.

( kata)
Akibat Pemotongan. Beberapa Reklame Telah Diurus dan Lunasi Pajak.
Ilustrasi penertiban reklame. (Dok.Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost) -- Dari jumlah data keseluruhan reklame atau baliho yang tidak membayar pajak dan tidak berizin,  yaitu sebanyak 64. Sampai dengan saat ini telah terdapat beberapa pemilik reklame yang telah melunasi pajak dan mengurus perizinannya.  

Yustam Effendi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Bandar Lampung,  melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Permukiman Dekrison menjelaskan. Beberapa pemilik reklame yang akan di lakukan penindakan mulai mengurus berkas dan pembayaran pajak. 

“Alfamart sudah bayar, kemudian indomaret juga sudah bayar ada 7 buah itu ada keterangannya sudah bayar,  yang belum ada konfirmasi itu pegadaian,  Bank Muamalat,” jelasnya, Selasa (27/11/2018).

Menurutnya,  Hal ini untuk memaksimalkan retribusi daerah dan Pemkot pun pada dasarnya tidak ingin melakukan tindakan seperti itu jika para pelaku usaha mentaati peraturan yang ada.  “Sebab sampai akhir tahun ini kita harus memaksimalkan pemasukan dari retribusi daerah,  karena retribusi kita masih kecil,  dan ini sebagai tindakan tegas dari pemkot,” tutupnya.

 

Deta Citrawan



Berita Terkait



Komentar